Ditarget Beroperasi Tahun 2023 untuk Rute Depok-Bojongsari, Investor Monorel Mulai Berdatangan

2459
monorel

Sawangan | jurnaldepok.id
Pemerintah Kota Depok terus berupaya untuk membangun transportasi massal. Salah satunya yakni mewujudkan program transportasi massal berbasis rel seperti halnya monorel.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengungkapkan, saat ini sudah ada dua investor yang siap melakukan expose untuk membangun monorel.

“Memang saat ini belum turun dari Kemenhub, OBC sudah selesai semua, bahkan saat ini sudah ada dua calon investor yang siap expose dan mengikuti lelang. Kami yakin ini semua bisa terealisasi,” ujar Idris kepada Jurnal Depok, Minggu (12/12).

Rencananaya, pembangunan monorel tahap pertama akan dilakukan untuk rute Bojongsari-Stasiun Depok.

Idris mengungkapkan, pembangunan transportasi massal berbasis rel tak lain untuk mengurai kemacetan yang terjadi di beberapa ruas jalan seperti Raya Sawangan.

Ia pun mengungkapkan, pelaksanaan ganjil genap yang saat ini diterapkan oleh Satlantas Polres Metro Depok terus dilakukan evaluasi.

“Evaluasi tetap dilakukan setiap hari, itu dapat dilihat juga di ATCS Dishub, semua sudah terukur. Jadi di Margonda kinerja lalu lintasnya naik dan lancar, namun di Akses UI, Kartini, Jalan Raya Bogor dan Jalan Raya Sawangan itu menurun (macet,red),” paparnya.

Dikatakannya, prosentasi penurunan kinerja lalu lintas beragam mulai dari 5-15 persen.

“Artinya, biasanya kecepatan 30Km/h, ini sampai 2Km/h, itu digitnya sangat jauh, itu sudah diukur. Nanti di akhir Desember ini akan dijadikan evaluasi keselurahan dan hasilnya dilaporkan ke Polda sebagai penanggungjawab lalulintas di Jabodetabek. Dilanjut atau tidak itu kewenangannya (Polda,red), kami memfasilitasi saja,” jelasnya.

Idris juga meminta evaluasi Polda Metro Jaya terkait komentar dari warga.

“Warga harus didengar pendapatanya, jangan sampai wali kota yang bicara. Wali kota kan enggak kena macet, kemana-mana ada BM. Tapi kalau masyarakat merasakan, silahkan sampaikan tertulis dan empiris sesuatu yang dirasakan betul adanya,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Polana Banguningsih mengatakan, transportasi berbasis rel (monorel) akan mulai beroperasi di Kota Depok pada tahun 2023.

“Saat ini masih dalam kajian kami untuk di KPBU kan yaitu mengundang investor untuk berpartisipasi membangun dan studi OBC dan FBC agar nantinya bisa dijadikan dukungan untuk perlengkapan admistrasi,” ujar Polana saat meresmikan JR Connexion Sub Terminal Sawangan-Juanda Jakarta, beberapa hari lalu.

Ia menargetkan, pada 2023 mendatang monorel ditargetkan bisa mulai beroperasi.

“Untuk studi satu tahun, kemudian tahun 2022 mulai dilelang dan 2023 dimulai. Mudah-mudahan banyak investor yang tertarik dengan monorel ini,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here