Luka Bacok & Tusukan, Korban Pengeroyokan Oknum Ormas Masih Dirawat

748
Korban pengeroyokan salah satu ormas di Depok, Courles Haliwela saat menjalani perawatan

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Korban pengeroyokan salah satu ormas di Depok, Courles Haliwela saat ini masih menjalani perawatan intensif di sebuah rumah sakit di wilayah Depok. Courles mengalami beberapa luka bacok di lengan kiri, luka tusuk di perut dan luka memar di pundak kanan.

Peristiwa tersebut bermula ketika dirinya sedang berjaga di sebuah proyek yang dikerjakan oleh atasannya.

“Setiap hari Ormas BPPKB Banten datang ke lokasi proyek minta jatah pembinaan ormas. Sementara saya sebagai pengawas di lapangan sudah memberi tahu pimpinan proyek, tapi ternyata pimpinan tidak mau mengeluarkan dan saya juga tak mau ngasih. Tapi kalau datang ke saya, mereka saya selalu beri rokok dan kopi,” ujar Courles kepada Jurnal Depok, Kamis (9/12).

Diduga kurang puas, lanjutnya, mereka terus menunggu dan pada akhirnya membabi buta menyerang dirinya.

“Sehingga terjadi pengeroyokan dan penganiayaan kepada saya. Akibatnya saya mengalami luka bacok di lengan kiri, luka tusuk di perut dan luka memar akibat pukulan bambu di bahu kanan,” ungkapnya.

Atas peristiwa itu, dirinya langsung melaporkan kasus tersebut ke Polres Metro Depok dengan Nomor: STPLP/B/2467/XII2021/SPKT/Polres Metro Depok/Polda Metro Jaya.

“Saya ingin kasus ini ditangani serius oleh aparat kepolisian dan segera menangkap pelaku, jangan sampai peristiwa ini terulang kembali,” jelasnya.

Ketika dikonfirmasi, Ketua BPPKB Banten Kota Depok, H Nuryadi mengatakan, pihaknya akan mengikuti proses hukum yang sedang berjalan.

“Proses hukum tetap berjalan, ini sudah masuk tindakan kriminal penganiayaan. Tentu mereka harus bertanggungjawab,” tanggapnya usai mendatangi Polres Metro Depok, kemarin.

Lebih lanjut ia mengatakan, tindakan yang dilakukan oleh beberapa oknum anggotanya itu bukan untuk kepentingan organisasi, melainkan kepentingan pribadi.

“Itu perbuatan oknum dan tidak ada kepentingan organisasi. Perlu diketahui, jika organisasi akan mengadakan kegiatan selalu dibekali dengan proposal yang ditandatangani oleh ketua dan pengurus di tingkatan masing-masing dan diketahui oleh pengurus lainnya,” katanya.

Untuk menjaga Depok tetap kondusif, pihaknya juga turut membantu aparat kepolisian mencari oknum yang dimaksud.

“Kami akan selesaikan secara internal, kami bantu cari palaku meskipun sudah ada beberapa yang ditangkap. Kami tetap ingin Kota Depok kondusif,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here