Sepakat Akhiri AIDS di Kota Depok, Pentahelix Lakukan Deklarasi Zero Kasus

97
Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono saat melakukan penandatanganan deklarasi sebagai komitmen mengakhiri penyebaran AIDS di Kota Depok

Margonda | jurnaldepok.id
Hari AIDS Sedunia tingkat Kota Depok diperingati dengan cara deklarasi pentahelix yang terdiri dari Akademisi, Business, Community, Government dan Media. Mereka sepakat untuk Mengakhiri AIDS dan Mencegah HIV & IMS.

“HIV/AIDS saat ini masih menjadi salah satu tantangan dalam dunia kesehatan termasuk di Kota Depok. Hingga September 2021 terdapat 1.244 kasus HIV/AIDS di Kota Depok, 112 orang diantaranya meninggal dunia,” ujar Wakil Wali Kota Depok, H Imam Budi Hartono, Rabu (1/12).

Dari itu, sambungnya, diperlukan upaya yang optimal untuk menekan kasus HIV/AIDS di Kota Depok.

“Ini bukan hal yang mudah dan bukan pula menjadi tugas pemerintah semata namun dibutuhkan sinergi dan kolaborasi semua pihak,” paparnya.

Dikatakannya, Hari AIDS Sedunia yang diperingati setiap tanggal 1 Desember sejatinya menjadi momentum yang tepat bagi semua pihak untuk memberikan perhatian dan kontribusi nyata guna program percepatan pencegahan penanggulangan HIV/AIDS.

“Ada tiga strategi yang harus dimaksimalkan yakni zero infeksi, zero kematian dan zero stigma dan diskriminasi,” jelasnya.

Dari itu, Imam mengapresiasi deklarasi yang dilakukan oleh unsur pentahelix dalam membangun komitmen bersama untuk mengakhiri HIV/AIDS pada 2030.

“Deklarasi hari ini (kemarin,red) diharapkan menjadi tonggak awal bagi unsur pentahelix di tingkat kota, kecamatan dan kelurahan dalam menyusun langkah-langkah strategis untuk menangani HIV/AIDS di Kota Depok, serta menghadirkan program-program inovatif yang nantinya dapat dilaksanakan secara massif,” katanya.

Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Depok, Khaerudin mengatakan, pihaknya sangat membutuhkan peran semua pihak terutama pentahelix. Dengan harapan kasus HIV/AIDS di Depok tidak bertambah lagi.

“Pentahelix ini memiliki peranan yang sangat penting dibidangnya masing-masing. Dengan begitu target kami pada 2030 nanti kasus AIDS ini akan tuntas,” tandasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here