Peminatnya Banyak, Pemkot Depok Tambah Kuota Uji Emisi jadi 600 Kendaraan Sehari

83
Suasana uji emisi di Perumahan Telaga Golf Sawangan pagi tadi

Margonda | jurnaldepok.id
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pemerintah Kota Depok, Hj Ety Suryahati menambah kuota uji emisi kendaraan yang digelar selama tiga hari berturut-turut.

“Alhamdulillah respon masyarakat sangat baik, banyak dari mereka yang menginginkan kuotanya ditambah. Maka kami tambah sesuai kemampuan yakni 100,” ujar Ety kepada Jurnal Depok, Rabu (17/11).

Dengan begitu, sambungnya, setiap hari pihaknya melakukan uji emisi terhadap 600 kendaraan roda empat yang digelar di tiga titik.

“Tentu kami berharap dengan adanya uji emisi ini kualitas udara di Kota Depok semakin baik,” paparnya.

Dikatakannya, tahun ini pihaknya telah mengadakan kegiatan uji emisi sebanyak delapan kali di sejumlah lokasi, setelah sebelumnya pada bulan Oktober juga dilaksanakan kegiatan serupa. Hari terakhir yakni, Kamis (18/11) uji emisi akan digelar di Perumahan Telaga Golf Sawangan.

Ety berharap, masyarakat di Kota Depok bisa lebih memperhatikan kondisi kendaraan dengan rajin mengganti oli dan memeriksa gas buang kendaraan. Dengan begitu, bisa membantu mengurangi polusi udara.

“Dengan perawatan yang baik dan pengecekan berkala, diharapkan akan menghasilkan gas buang yang baik pula,” katanya.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris meminta agar pelaksanaan uji emisi pada kendaraan bermotor perlu dilakukan secara berkala. Tidak hanya kendaraan dinas tetapi juga kendaraan pribadi.

“Kegiatan ini perlu dilakukan secara berkala untuk mengetahui tingkat kualitas udara di Kota Depok. Tidak hanya mobil dinas yang ada di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) saja, tapi kesadaran masyarakat juga dibutuhkan agar secara sukarela melakukan perawatan rutin terhadap kendaraannya,” ungkap Idris usai membuka kegiatan Uji Emisi di Pesona Khayangan, Sukmajaya.

Idris menyebut, uji emisi ini dimaksudkan untuk mengetahui efektivitas pembakaran bahan bakar pada mesin. Caranya dengan menganalisa kandungan Carbon Monoxide (CO) dan Hidro Carbon (HC) pada saluran gas buang.

“Uji emisi ini dalam rangka mengevaluasi kendaraan bermotor untuk roda empat dalam upaya melestarikan lingkungan, utamanya udara,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here