Pasca Ditusuk Maling, Penjaga Sekolah Masih Terbaring Lemah di Rumah Sakit

35
Inilah hasil rontgen penjaga sekolah yang kini masih dirawat di RS

Tapos | jurnaldepok.id
Febri, seorang penjaga SD Negeri Sukatani 6, Kecamatan Tapos, yang menjadi korban penusukan pencuri masih menjalani perawatan karena luka yang serius.

“Suami saya belum pulang, masih dirawat di Rumah Sakit,”kata Siti Supiah, istri Febri, kemarin.

Dia mengatakan, suaminya hingga kini masih terbaring lemah di Rumah Sakit. Siti mengatakan kejadian tersebut terjadi pada, Rabu (10/11) sekira pukul 01:20 WIB.

Saat itu, ia bersama anak dan suami sedang tidur tiba-tiba mendengar suara gaduh dan berisik, dan suara tersebut dikira hanya suara kucing.

“Enggak tahunya ada kaki turun dari plafon. Saya bangun teriak, pelaku langsung lari ke pintu belakang,” katanya.

Melihat ada orang diatas loteng, suaminya berusaha mengejar pelaku, namun orang yang dikejar malah menusuk suaminya di bagian perut.

Tak hanya itu, pelaku yang diperkirakan lebih dari dua orang tersebut juga sempat memukuli sang penjaga sekolah ini hingga babak belur.

Siti mengaku tidak tahu ciri-ciri kedua bandit yang melakukan aksi tersebut.

“Ciri-ciri enggak tahu, kan mereka pakai buff (penutup wajah) udah gitu keadaan kaget, namanya kita baru bangun tidur juga. Tapi seinget saya tinggi, yang satu lagi enggak engeh, karena sudah terlalu takut gitu. Pas warga ngejar katanya pakai motor,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang guru SDN Sukatani 6, Tin Sukarni mengaku, dirinya mengetahui kejadian tersebut sekira pukul 02:15 WIB.

“Saya tahunya saat istri korban nelpon. Katanya sekolah dirampok, bapak ditusuk, saya kaget. Langsung saya telepon teman-teman biar dibawa ke rumah sakit,” tuturnya.

Menurut pengakuan Sukarni, kasus pencurian di SDN Sukatani 6 ini bukanlah yang pertama. Sebelumnya pelaku juga sempat membawa kabur kompor gas, alat tulis kantor, appar dan tabung gas.

“Sempat satu karung itu tertinggal, enggak tahunya ada laptop satu set. Itu berhasil kami amankan barangnya,” katanya.

Ia menduga, pelaku kali ini ada kaitannya dengan kasus sebelumnya.

“Nah kejadian yang kedua ini belum sempat ada yang diambil. Mungkin mereka penasaran makanya balik lagi. Korban ini selain ditusuk sempat dipukulin juga. Kami berharap para pelaku segera ditangkap,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here