Tiga Jabatan Sekretaris Kelurahan di Wilayah Limo-Cinere Masih Kosong

25
Danudi Amin

Cinere | jurnaldepok.id
Tiga posisi jabatan Sekretaris Kelurahan (Sekel) diwilayah Kecamatan Limo dan Cinere hingga kini masih lowong sementara disisi lain tugas pelayanan masyarakat dan pelaksanaan program pemerintah justru meningkat seiring dimulainya sejumlah pekerjaan kegiatan pembangunan fisik dan non fisik yang mulai tahun ini pekerjaannya dikelola langsung oleh Kantor Kelurahan.

Tiga Kantor Kelurahan yang kini tak memiliki Sekretaris Kelurahan (Sekel) diantaranya Kelurahan Meruyung dan Kelurahan Grogol dilingkup Kecamatan Limo dan Kelurahan Cinere diwilayah Kecamatan Cinere.

Saat dikonfirmasi terkait hal ini, Lurah Grogol, Kecamatan Limo, Danudi Amin membenarkan bahwa sampai saat ini Kantor Kelurahan Grogol tidak memiliki Sekel setelah Nasruloh yang sebelumnya menjabat sebagai Sekel Grogol berpindah tugas di Setda Pemkot Depok.

“Ya sampai sekarang posisi Sekel di Grogol masih kosong, mudah mudahan dalam waktu dekat segera terisi,” ujar Danu kepada Jurnal Depok, kemarin.

Hal yang sama disampaikan oleh Lurah Meruyung, Kecamatan Limo, Lukman Zaelani.
Dikatakan Deden, sapaan akrab Lukman Zaelani, posisi Sekel di suatu kelurahan sangat penting dan vital terlebih disaat banyak program kerja yang harus dilaksanakan, seperti pada masa masa penutupan tahun dimana banyak sekali realisasi program pembangunan yang harus di selesaikan sebelum akhir bulan Desember.

“Sekarang memang lagi banyak sekali pekerjaan yang harus diselesaikan mengingat tak lama lagi sudah mau tutup tahun, mudah mudahan meskipun tidak ada Sekel, kami dijajaran Kantor Kelurahan bisa merampungkan semua program kerja dengan tepat waktu tanpa mengurangi kualitas hasil kegiatan,” ujar Deden.

Ungkapan senada disampaikan oleh Lurah Cinere, Pupung Purwawijaya.
Dikatakan Pupung meskipun dalam sebulan terakhir posisi Sekel di Kantor Kelurahan Cinere lowong setelah pejabat Sekel setempat yakni Rahmat Budi Tanuji meninggal dunia, namun dia memastikan pelayanan dan pekerjaan program pembangunan masih dapat di handle dengan baik oleh para Kasie dan staf kantor Kelurahan.

“Sejak pak Rahmat meninggal memang di Kantor Kelurahan kami tidak ada Sekel, tapi enggak usah khawatir masih ada kasie dan staf kami yang bisa mengcover tugas dan pekerjaan Sekel,” pungkas Pupung. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here