Selama 3 Hari Pemkot Depok Gelar Uji Emisi Gratis, Berikut Titik Lokasinya

844
Kepala DLHK Kota Depok, Hj Ety Suryahati saat menempelkan stiker tanda lolos uji emisi

Margonda | jurnaldepok.id
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pemerintah Kota Depok kembali akan menggelar uji emsi bagi kendaraan bermotor di Kota Depok.

“Program uji emsi masih tetap berlanjut, tujuan utamanya untuk menjaga kualitas udara di Kota Depok agar tetap baik serta merespon banyaknya permintaan masyarakat,” ujar Hj Ety Suryahati, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pemerintah Kota Depok, Senin (15/11).

Ia menambahkan, adapun jadwal untuk kegiatan uji emsi berpindah-pindah lokasi. Hal itu dimaksudkan agar dapat diakses oleh seluruh warga Depok.

“Minggu ini akan kami gelar tiga hari berturut-turut. Untuk esok hari, Selasa (16/11) kami gelar di Jalan Margonda. Tapi untuk menghindari kemacetan kami lakukan di jembatan Perumahan Pesona Depok,” paparnya.

Sementara, sambungnya, untuk 17 November 2021 kegiatan serupa kami gelar di Terminal Jatijajar.

“Sedangkan untuk tanggal 18 November 2021 kami gelar di Perumahan Telaga Golf Sawangan,” jelasnya.

Sebelumnya Ety menjelaskan, Kualitas udara di Kota Depok setiap harinya terpantau baik.

“Kualitas udara di Depok masuk kategori baik. Hari ini (kemarin,red) berada di angka 36PM10. Kalau dihitung atau berdasarkan angka itu artinya masuk kategori baik,” ungkapnya.

Dikatakannya, indikator angka menunjukan baik dimulai dari 0-50, sedang 51-100, 101-199 masuk kategori tidak sehat, 200-299 berarti sangat tidak sehat dan angka 300-lebih menunjukkan kualitas udara berbahaya.

“Khusus kawasan Margonda, kami memiliki alat yang namanya AQMS (Air Quality Monitoring System) bantuan dari KLHK dengan jangkauan radius 5 KM/diameter 10 KM dan sudah terintegrasi dengan ISPUnet KLHK. Parameternya ada tujuh yakni PM 2,5, PM 10, CO, HC, NO2, 03 dan SO2,” paparnya didampingi Kabid P3L DLHK Kota Depok, Bambang Supoyo.

Untuk kualitas udara di 11 kecamatan, sambungnya, baru akan dirilis setiap akhir tahun, karena saat ini masih sedang berjalan.

“Tentunya dengan sampling pengujian udara ambien dengan metode manual akrif HVS (High Volume Sampler) selama 24 jam dan metode passive sampler selama 10 hari,” jelasnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, untuk menjaga kualitas udara di Depok terus membaik, pihaknya juga gencar melakukan uji emisi kendaraan roda empat dan uji emisi yang tidak bergerak serta pengawasan.

“Termasuk pengendalian pencemaran lingkungan dengan berkoordinasi Pemprov Jabar dan KLHK sesuai kewenangannnya. Selain itu penanaman pohon juga terus kami lakukan dan pembuatan taman pada RTH serta pembangunan dan pemeliharaan taman,” katanya.

Sementara itu Bripka Wawas Tarijan, Satlantas Polres Metro Depok mengatakan, dalam sehari kemarin ada 150 kendaraan yang berhasil diuji emisi yang bekerjasama dengan DLHK dan Dishub Kota Depok.

“Setiap kendaraan dicek tingkat polutannya agar oksigen dan udara di Depok ini bersih. Ada beberapa kendaraan yang tidak lolos dan langsung diarahkan untuk perawatan mesin kendaraan. Ini ada kaitan dengan keselamatan berkendara di jalan raya, dan ini sebagai bentuk kolaborasi pemerintah kota dengan kepolisian,” tandasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here