Berikan Pelayanan Maksimal Kependudukan, Kemendagri Apresiasi Pemkot Depok

67
Patrice Rondonuwu

Bojongsari | jurnaldepok.id
Kasubdit Wilayah IV Ditbintur Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Patrice Rondonuwu mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Depok dalam memberikan akses kependudukan kepada masyarakat.

“Kami salut kepada Pak Wali Kota Depok karena memiliki political will yang baik dan dibuktikan dengan keseriusan beliau. Bapak dan Ibu Wali Kota kami melihat program ini ingin berkelanjutan, sehingga masalah data kependudukan dapat diminimalisir,” ujar Patrice kepada Jurnal Depok, kemarin.

Pernyataan itu dikatakan Patrice usai menghadiri launching Gebyar Layanan Disdukcapil Tingkat Kecamatan se-Kota Depok (Gladis Tiktok) yang digelar di 11 kecamatan.

“Stakeholder di Depok patut mendapat pujian karena ini no pungli. Kami melihat Pemkot Depok serius membenahi admistrasi kependudukan. Maka kami optimistis Kota Depok akan sangat cepat dalam kepengurusan berikutnya. Dengan adanya Gladis Tiktok bisa membuat masyarakat tahu,” paparnya.

Selain itu, sambungnya, dengan dilaunchingnya Gladis Tiktok kepengurusan akte kelahiran dan kematian, KIA, serta KTP Elektronik akan semakin mudah dan cepat sesuai instruksi Presiden RI, Joko Widodo.

“Semua admistrasi kependudukan masyarakat nantinya dapat tercapai, jangan diperlambat. Kemarin sudah cepat, sekarang lebih cepat lagi,” terangnya.

Sementara itu Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, Gebyar Layanan Disdukcapil Tingkat Kecamatan se-Kota Depok (Gladis Tiktok) digelar di 11 kecamatan.

“Pelayanan pembuatan dokumen kependudukan ini gratis, bersih, mudah dan lancar. Hal itu menjadi komitmen agar terwujud kesejahteraan dan kenyamanan masyarakat,” tandasnya.

Pernyataan itu dikatakan Idris usai meninjau pembukaan Gladis Tiktok di Kecamatan Bojongsari, Jumat (12/11/21).

Idris menjelaskan, pelayanan dokumen kependudukan di Kota Depok bebas dari pungli. Bahkan pihaknya telah memutus rantai tersebut dengan menyediakan layanan online melalui WhatsApp.

“Jadi, no pungli, kami juga berupaya mengakomodir semua, sehingga minim keluhan. Warga Depok tergolong kritis dan terpelajar, sehingga sangat aktif dalam menuntut pelayanan. Ini menjadi motivasi Pemkot Depok bahwa pelayanan harus terus ditingkatkan,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here