Isi Kamar Diacak-acak, Maling Gondol Berlian dan Barang Berharga Senilai Puluhan Juta

65
ilustrasi

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Pelaku pencurian di rumah kosong beraksi di kawasan Jalan Masjid II No 109, Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas. Peristiwa pencurian rumsong itu viral setelah korban mengunggahnya di media sosial salah satunya di akun Instagram @depok24jam pada, Kamis (11/11).

Dalam video tersebut, korban mengaku baru mengetahui rumahnya jadi sasaran pencuri setelah pulang kerja sekira pukul 09:30 WIB. Setibanya di rumah, ia kaget melihat pintu sudah tak lagi terkunci dan kondisi dalam ruangan berantakan.

“Astagfirullah ya Allah, ini kita baru aja kemlingan, duh tangan saya gemetar nih. Laci lemari saya nih dibongkar, kehilanagan emas, berlian perhiasan kurang lebih nilainya Rp 50 juta,” ujar seorang wanita yang mengaku menjadi korban pelaku pencurian rumsong di Depok.

Selain perhiasan senilai Rp 50 juta, korban juga kehilangan sejumlah barang berharga lainnya.

“Uang tunai, I-pad, jam tangan I-watch dan masih belum kita cek lagi yang hilang apa,” paparnya.

Ia berharap, polisi dapat segera meringkus pelaku rumsong tersebut.

“Mohon bantuannya Polres Depok untuk diusut, kita gemetar nih enggak ada orang, terimkasih,” katanya.

Sementara itu, Munir, orang tua pemilik rumah Bagus, menceritakan peristiwa rumah yang ditempati anak dan istrinya Anisa Wulandari alias Caca, kebobolan maling saat pemilik rumah sedang kerja.

“Rumah kosong karena keduanya bekerja. Diketahui rumahnya kemalingan setelah anak saya Bagus baru pulang dari tempat kerja. Sesampai di rumah, jendela kamar depan sudah dicongkel dari luar,” ungkapnya.

Pelaku diduga berjumlah lebih dari satu orang. Munir mengatakan, setelah masuk dari jendela kamar depan langsung masuk ke dalam kamar utama.

“Di kamar utama anak dan istrinya, pelaku mengacak-acak lemari dan berhasil mendapatkan sejumlah perhiasan dan elektronik dengan nilai kerugian mencapai puluhan juta,” katanya.

Munir menuturkan meski ada sepeda gunung yang cukup mahal harganya di dalam ruang tamu, namun tak diambil pelaku.

“Kemungkinan pelaku profesional hanya mencuri barang-barang yang mudah dibawa. Ada sepeda merek Polygon ditaruh dalam ruang tamu tidak diambil sama pelaku,” ungkapnya.

Selain itu dari peristiwa kemalingan ini, lanjut Munir, anaknya baru melaporkan kejadian kemalingan rumahnya ke Polres Metro Depok.

“Kejadian pencurian ini sudah kedua kali, sebelumnya ada motor diparkir hilang dicuri maling juga,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here