Dijanjikan Akomodir Tuntutan Warga, Demo Kampus UPN Veteran Ditunda

39
Warga foto bersama di depan Kampus UPN Veteran

Limo | jurnaldepok.id
Warga RW 05, Kelurahan Limo, Kecamatan Limo kemarin menunda pelaksanaan aksi unjuk rasa di depan Kampus Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta di Limo lantaran pihak kampus berjanji akan mengakomodir tuntutan warga sekitar kampus.

Kepada Jurnal Depok, perwakilan warga yang sekaligus selaku Koordinator Forum Pemuda Limo (FPL) Lukman Hakim mengatakan akan menunda pelaksanaan aksi unjuk rasa sambil menunggu realisasi janji pihak kampus yang memberikan kompensasi untuk kebutuhan warga sekitar kampus.

“Memang betul hari ini (kemarin,red) rencananya kami akan menggelar demo didepan kampus UPN Veteran untuk menyampaikan tuntutan warga kepada pihak kampus terkait pembangunan gedung baru fakultas kedokteran UPN Veteran dan soal tanah milik warga yang telah ditata oleh pihak kampus, tapi kami memutuskan untuk menunda pelaksanaan demo karena pihak kampus melalui pak Lurah menyatakan akan mengakomodir tuntutan warga,” kata Lukman kepada Jurnal Depok, kemarin.

Dikatakan Lukman, untuk sementara pihak kampus telah menjanjikan akan memberikan satu unit mobil ambulance dan uang vitamin serta mengupayakan penerimaan karyawan dari warga sekitar.

“Melalui pak Lurah, udah ada kesanggupan kampus untuk mengakomodir sebagian tuntutan warga, dan nanti sore (kemarin, red) kami diundang untuk mengadakan pertemuan dengan pihak kampus di Kampus UPN Veteran Pondok Labu, Jakarta, dan jika pihak kampus memenuhi tuntutan warga, kami akan membatalkan aksi demo tapi jika tidak, kami akan mengerahkan warga untuk turun kelokasi kampus UPN Veteran di Limo untuk melakukan unjuk rasa,” tegas Lukman Hakim.

Menanggapi hal ini, Lurah Limo, Kecamatan Limo, AA. Abdul Khoir meminta kepada warga untuk sedikit bersabar menunggu hasil keputusan kedua belah pihak pada pertemuan di kampus Pondok Labu.

“Saya sudah janji dengan jajaran Kepolisian bahwa hari ini (kemarin,red) tidak ada aksi unjuk rasa di kampus UPN Veteran Jakarta di Limo, jaminan itu saya sampaikan kepada jajaran kepolisian karena pihak kampus bersedia mengakomodir tuntutan warga, mudah mudahan pertemuan nanti sore semua nya bisa clear,” kata AA, dihadapan warga.

AA menegaskan, dirinya akan berupaya semaksimal mungkin memfasilitasi perundingan antara warga dan pihak kampus, namun jika pada pertemuan terakhir nanti tidak juga ada kesepakatan, dia mengatakan akan menarik diri.

“Mudah mudahan hari ini semua bisa terselesaikan dengan damai tanpa harus ada demo dikemudian hari, dan ada titik temu antara kedua belah pihak, ” pungkas AA. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here