Terbukti Bersalah, Aktor Babi Ngepet dari Bedahan Dituntut Tiga Tahun Penjara

190
Terdakwa kasus Babi Ngepet saat menjalani persidangan

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Adam Ibrahim terdakwa kasus Babi Ngepet di Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, tiga tahun penjara pada sidang di Pengadilan Negeri Kota Depok.

Adam dinyatakan bersalah melanggar Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

“JPU Kejaksaan Negeri Depok membacakan sejumlah uraian terhadap perbuatan yang dilakukan terdakwa. JPU berpendapat, keseluruhan unsur yang terkandung di dalam Pasal 14 ayat (1) UU RI No. 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana telah terpenuhi,” ujar Sri Kuncoro, Kepala Kejaksaan Negeri Depok melalui Kasi Intel, Andi Rio Rahmat, Selasa (9/11).

Dalam kesempatan itu JPU, Alfa Dera yang membacakan surat tuntutan menyatakan terdakwa Adam Ibrahim telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong, dengan sengaja menerbitkan keonaran dikalangan rakyat. Menjatuhkan pidana terhadap Adam Ibrahim dengan pidana penjara selama tiga tahun dikurangi masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani dengan perintah agar terdakwa segera ditahan.

Dikatakan dia ada hal-hal yang dianggap memberatkan terdakwa. Antara lain, perbuatan terdakwa menimbulkan keresahan dan rasa ketidaknyamanan di masyarakat khususnya terhadap korban. Kemudian perbuatan yang dilakukan Adam dianggap menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat.

“Terdakwa merupakan seorang tokoh masyarakat yang seharusnya memberikan contoh dan perilaku yang baik di masyarakat. Perbuatan terdakwa dilakukan pada masa bencana Nasional (masa pandemi Covid-19),” papar Andi.

Sedangkan hal yang meringankan yaitu terdakwa merupakan tulang punggung keluarga. Kemudian untuk beberapa barang bukti disita untuk dimusnahkan.

“Menyatakan barang bukti berupa satu buah memori card kapasitas 4 GB, satu lembar foto Babi, satu unit hand phone merk Xiomi Redmi warna biru, satu kalung tasbih warna hitam yang sudah putus talinya dan satu set sound system speaker aktif merk Baretone warna hitam agar dirampas untuk dimusnahkan,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here