Tak Butuh Waktu Lama, Bapak Yang Menganiaya Anak Kandungnya Diringkus Polisi

69
ilustrasi

Margonda | jurnaldepok.id
Satuan Reskrim dari Unit Perlindungan Perempuan Anak Polres Metro Depok akhirnya meringkus seorang pria yang tega menganiaya putra kandungnya sendiri hingga babak belur. Dari tangan pelaku, polisi juga menyita sebilah celurit.

Polisi menangkap pria pria berinisial RH di rumahnya di wilayah Kampung Baru, Kecamatan Tajur Halang, Bojonggede. Saat diringkus polisi, pria bertato tersebut hanya bisa pasrah.

Ia berdalih tega menganiaya anak kandungnya sendiri lantaran kesal.

“Dia bandel pak, enggak mau saya bilangin,” katanya saat diintrogasi petugas, kemarin.

Namun petugas tentu tidak percaya begitu saja. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu, ia pun digiring ke Polres Metro Depok.

Diberitakan sebelumnya, nasib malang itu dialami KL bocah berusia 8 tahun. Ia terpaksa menahan sakit disekitar wajah akibat dianiaya ayah kandungnya.

KL dianiaya ayah kandungnya RH saat sedang bermain di lingkungan rumahnya di kawasan Kampung Baru, pada Jumat ( 5/11) 2021 sore, sekira pukul 16.30 WIB. Akibatnya, bocah itu mengalami luka lebam di wajah.

“Saat sedang main, tiba-tiba anak pulang dianterin tetangga dalam kondisi kaya gini (bonyok dibagian wajah),” kata ibu korban, Heni (46) saat melapor ke Mapolrestro Depok, kemarin.

Heni terpaksa melaporkan tindakan suaminya ke polisi, karena tidak terima, anaknya dibuat bonyok oleh sang suami.

“Saya enggak terima anak saya dibuat begini,”katanya.

Heni mengatakan, berdasar pengakuan sang anak, bocah itu dipukuli ayah kandungnya dengan menggunakan tangan kosong dan dalam kondisi mabuk.

“Katanya pakai tangan kosong, terus dijedotin ke tembok, saya enggak tau kejadiannya, yang tau cuma dia (anak dan suaminya),” kata Heni.

Saat ini kasus tersebut telah ditangani oleh Polres Metro Depok.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Ajun Komisaris Besar Yogen Heroes Baruno mengatakan, bocah dianiaya ayah kandungnya itu saat ini telah dilakukan visum dan laporan tengah ditangani.

“Korban mengalami luka lebam dibagian wajah dan mata, sakit dan benjol pada kepala,” jelasnya.

Dikatakannya, terduga pelaku yang diketahui sang ayah berinisial RH terancam Pasal 44 UU RI No. 23 Tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here