Maling Tutup Gorong-gorong Diburu, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

171
Aksi pelaku pencurian tututp gorong-gorong terekam CCTV

Margonda | jurnaldepok.id
Aparat Kepolisian Polsek Beji masih melakukan penyelidikan atas kejadian pencurian besi penutup saluran air di Jalan Margonda, Kecamatan Beji.

Kapolsek Beji, Kompol Agus Khaeron mengatakan, Polsek Beji pernah mengungkap para pelaku pencurian penutup gorong-gorong yang juga terjadi di Jalan Margonda Raya.

“Ini ternyata kelompok berbeda, yang kemarin kan kami sudah tangkap. Ini kami sedang telusuri,” ujarnya, kemarin.

Agus mengatakan, ada tiga penutup gorong-gorongdi Jalan Margonda yang dicuri para pelaku. Para pelaku diketahui menggunakan angkot dalam melakukan aksinya.

Namun dia menyebut ada titik terang dalam penyelidikan kasus ini. Menurut Agus, identitas terduga pelaku telah dikantongi pihak kepolisian.

“Insya Allah ini segera tertangkap. Kalau teridentifikasi kami perlu pembuktian. Tapi mengarah ke sana (terduga pelaku,red) ada,”katanya.

Pencurian tutup besi gorong-gorong di pinggir Jalan Margonda, Kelurahan Kemiri Muka, Kecamatan Beji, Kota Depok, kembali terulang. Dua tutup besi berhasil dicuri pelaku dengan menggunakan mobil angkot.

Hal tersebut diutarakan anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Kemiri Muka, Aiptu Rojudin yang mendapatkan laporan warga pencurian tutup gorong-gorong.

“Kejadian dilaporkan sekitar pukul 01.48 WIB terekam dalam kamera CCTV salah satu bengkel mobil, pelaku berjumlah dua orang yang turun dari mobil langsung mengeksekusi tutup gorong-gorong,” ujarnya, kemarin.

Penutup gorong-gorong yang terbuat dari besi ukuran 1×58 meter tersebut dicuri pelaku sebanyak dua buah, letaknya di depan bengkel mobil metropolitan dan Rumah Makan Ayam Asyik.

“Pelaku pertama mencuri tutup gorong-gorong depan bengkel mobil, lalu berjalan 30 meter ke depan tepatnya Rumah Makan Ayam Asyik pelaku kembali mengambil tutup gorong-gorong,” katanya.

Akibat ulah para pencuri itu, dapat membahayakan bagi pengendara motor dan pejalan kaki yang bisa saja kejeblos masuk dalam gorong-gorong.

“Antisipasi jatuh korban, sementara lubang gorong-gorong diberi tanda dengan barier dan ban mobil bekas di lokasi,” ungkapnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here