Janjian Duel di Medsos, Satu Orang Tewas Kena Bacok

72
Kapolres Metro Depok saat menggelar jumpa pers

Sukmajaya | jurnaldepok.id
MA, seorang remaja tewas usai melakukan tawuran di sekitar Pasar Agung, Kecamatan Sukmajaya. Pelaku utama yakni RN (21) ditangkap bersama rekannya yang membawa senjata tajam yaitu MA (19), SM (19) dan GDA (21).

Kapolres Metro Depok Kombes, Pol Imran Edwin Siregar mengatakan, kelompok ini kerap janjian lewat media sosial.

“Pada malam itu mereka memposting instastory mengajak tawuran. Ketika ada lawan yang menjawab mereka pun janjian di suatu tempat. Jadi mereka janjian lewat Instagram akan melakukan perkelahian di depan Pasar Agung. Setelah ketemu mereka langsung melakukan perkelahian saling bacok,” ujarnya, kemarin.

Setelah berkelahi, mereka melarikan diri. Kurang dari 24 jam, pelaku utama ditangkap di Jakarta Barat yang bersembunyi di rumah orangtuanya.

Menurut Imran, motif mereka tawuran untuk eksistensi jati diri. Mereka ingin gagah-gagahan di antara kelompok yang ada.

“Seolah-olah kelompok ini lebih hebat. Usia mereka ada yang masih sekolah dan ada yang dewasa. Kelompok pelajar atau tongkrongan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno menyebutkan, tiga pelaku lain ditangkap karena dianggap turut serta dalam aksi tawuran maut tersebut.

Mereka, masing-masing berinisial MA (19), SM (19) dan GDA (21).

“Nah tiga orang ini ikut tawuran bawa senjata tajam. Senjata yang buat tawuran banyak. Ini celurit luka bacok pakai celurit. Tersangka ada empat orang. RN yang bacok. Tiga itu teman-temannya ikut serta,” tandasnya.

Lebih lanjut Yogen mengungkapkan, korban tewas akibat luka bacok pada bagian pinggang. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit, namun naas nyawa tak tertolong.

Akibat perbuatannya itu, RN dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan dan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. Kasusnya dalam penyelidikan lebih lanjut Polres Metro Depok. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here