Tuntutan Tak Direspon, Warga Limo Bakal Demo Pihak Kampus UPN Veteran

493
Terlihat proyek pembangunan Kampus UPN Veteran yang sedang berjalan

Limo | jurnaldepok.id
Perwakilan warga sekitar Kampus Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta diwilayah RW 05, Kelurahan Limo, Kecamatan Limo, Lukman Hakim mengatakan akan segera melakukan aksi unjuk rasa secara terbuka di areal Kampus Fakultas Kesehatan UPN Veteran Jakarta diwilayah Limo sebagai bentuk protes kepada manajemen kampus yang dinilai tidak serius merespon keluhan warga terkait pembangunan gedung baru berlantai 9 disekitar rumah warga.

“Insya Allah kalau enggak ada kendala, hari Rabu atau Kemis minggu depan kami warga sekitar kampus akan turun kelokasi Kampus untuk menyampaikan tuntutan warga secara terbuka didepan umum, sekarang kami sedang melakukan persiapan dan mengurus izin untuk melakukan aksi unjuk rasa pekan depan,” ujar Lukman Hakim kepada Jurnal Depok, kemarin.

Dikatakan Lukman, pihaknya terpaksa melakukan demo secara terbuka di depan kampus lantaran pihak kampus tidak serius menindaklanjuti hasil dua kali pertemuan yang difasilitasi oleh Lurah dan Ketua LPM Limo.

“Kami sudah dua kali bertemu dengan wakil rektor yang disaksikan oleh Lurah dan Ketua LPM, bahkan belum lama ini anggota Dewan dari Komisi C DPRD Kota Depok bapak Babai Suhaimi juga sudah sidak ke kampus dan bertemu dengan perwakilan Kampus, namun sampai hari ini tidak ada itikad baik dari pihak kampus untuk menindak lanjuti pertemuan menuju kesepakatan dengan warga, itu yang menjadi dasar kami menggelar aksi unjuk rasa secara terbuka,” katanya.

Dia menambahkan, dua permasalahan krusial harus diselesaikan oleh manajemen kampus UPN, pertama soal proses pembangunan gedung 9 lantai untuk fakultas kedokteran dan masalah penataan lahan milik warga yang dilakukan oleh pihak kampus.

“Ada dua masalah yang harus diselesaikan oleh manajemen kampus, dan pelaksanaan aksi demo nanti berkaitan dengan proses pembangunan gedung baru fakultas kedokteran sedangkan untuk penataan lahan milik warga, kami berencana akan menempuh jalur hukum,” kata Lukman Hakim.

Ditegaskan Lukman, pihaknya melakukan tuntutan kepada manajemen kampus bukan atas nama pribadi dan bukan untuk kepentingan pribadi namun semuanya merupakan aspirasi warga sekitar dan untuk kepentingan warga sekitar.

“Mungkin ada anggapan bahwa ini hanya untuk kepentingan pribadi saya, itu salah besar karena apa yang kami perjuangkan murni untuk kepentingan warga sekitar kampus,” pungkasnya. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here