Belum Diresmikan, Beberapa Fasilitas Taman Kelurahan Duren Mekar Sudah Rusak

120
Terlihat huruf papan nama Taman Kelurahan Duren Mekar sudah hilang

Bojongsari | jurnaldepok.id
Meski pembangunan Taman Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, telah rampung dikerjakan sejak tahun lalu, namun hingga kini Pemerintah Kota Depok belum dapat meresmikannya. Padahal, masyarakat sudah menanti kapan taman kelurahan akan diresmikan.

“Tentu kami sangat berharap agar taman ini segera diresmikan. Selain itu, hasil pembangunan taman juga belum diserahkan ke kelurahan,” ujar Ahmad Khairul Kahfi, Ketua LPM Kelurahan Duren Mekar kepada Jurnal Depok, Kamis (4/11).

Ia menambahkan, akibat belum diserahkannya ke kelurahan, saat ini ada beberapa bagian taman yang telah rusak, padahal usianya baru satu tahun.

“Kerusakan terjadi pada papan nama taman, pintu WC, ayunan yang belum ada hingga air sumur yang bau besi dan tidak layak konsumsi,” paparnya.

Meski begitu, Kahfi tidak menapikan Taman Kelurahan Duren Mekar yang dibangun dengan anggaran kurang lebih Rp 700 juta itu, sudah dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Masyarakat memanfaatkan taman ini sebagai sarana olahraga dan vaksinasi covid. Saat ini yang merawat masih dari dinas karena belum diserahkan ke kelurahan,” katanya.

Menanggapi hal itu, Lurah Duren Mekar, Muhammad Sahal mengaku sependapat dengan usulan ketua LPM agar taman kelurahan segera diresmikan.

“Ya, kami sepakat dengan LPM terkait itu. Warga juga sudah tak sabar menantikan peresmian taman agar dapat dioperasikan secara maksimal. Saat ini perawatan dan kerusakan masih ditangani dinas,” tandasnya.

Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pemerintah Kota Depok mulai menggarap pembangunan enam taman kelurahan yang tersebar di empat kecamatan.

“Proses pembangunan enam taman kelurahan saat ini terus berjalan. Sudah kami lelang dan sudah ada pemenangnya,” ujar HM Ridwan, Sekretaris DLHK Pemkot Depok, Senin (25/10).

Ia menambahkan, pembangunan enam taman tersebar di empat kecamatan yakni Kecamatan Sawangan, Kecamatan Beji, Kecamatan Tapos dan Kecamatan Cimanggis.

“Adapun di Kecamatan Sawangan pembangunan taman di wilayah Kelurahan Sawangan Baru; Kelurahan Pondok Cina, Kecamatan Beji; Kelurahan Cimpaeun, Kecamatan Tapos; Kelurahan Tugu, Kelurahan Cisalak dan Kelurahan Pasir Gunung Selatan, Kecamatan Cimanggis,” paparnya.

Ridwan memastikan, awal bulan November esok proses pembangunan taman sudah bisa dikerjakan dan di akhir Desember pembangunannya sudah selesai.

“Pekerjaan rata-rata 40-50 hari, mudah-mudahan terkejar dan bisa diselesaikan. Ya, kami optimistis pembangunan enam taman ini rampung seluruhnya di akhir Desember,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk anggaran pembangunan enam taman kelurahan dialokasikan masing-masing dibawah Rp 1 miliar.

“Enggak ada yang lebih dari Rp 1 miliar per taman, kan tinggal bangun saja, kalau lahannya sudah disediakan pemkot,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here