Manfaatkan Lahan Tidur, Kader PPP Depok Kembangkan Kawasan Agrowisata di RW 12 BSI Pengasinan

156
Ketua DPP PPP, Hj Qonita Lutfiyah saat memanen padi bersama kader dan kelompok tani

Laporan: Rahmat Tarmuji
Dilatarbelakangi dari keprihatinan terbengkalainya lahan tidur, Kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Depok bersama warga di RW 12 Komplek BSI Pengasinan, Kecamatan Sawangan, mulai membangun kawasan agrowisata.

Bambang Jaya Supena yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Pertanian dan Perikanan DPC PPP Kota Depok mengungkapkan, pihaknya bersama warga BSI ingin PPP terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Agrowisata ini kami kembangkan tak lain untuk kemaslahatan masyarakat terutama bagi para pelajar mulai dari TK hingga perguruan tinggi. Ini teman-teman PPP yang megerjakan, kami juga mengajak warga BSI agar kembali ke PPP, Insya Allah di 2024 kursi PPP di DPRD Depok bertambah, dengan demikian segala keinginan warga dapat terwujud,” ujar Bambang kepada Jurnal Depok, kemarin.

Ia menambahkan, pembangunan agrowisata di RW 12 Komplek BSI Pengasinan memanfaatkan lahan fasos fasum seluas kurang lebih 5.000 meter.

“Ini lahan tidur yang terbengkalai sejak 18 tahun silam. Kami dan teman-teman PPP berinisiatif membangun lokasi agrowisata sejak Agustus 2020. Sengaja kami buat lahan pertanian, perikanan dan peternakan,” paparnya yang juga Ketua Kelompok Tani Angsana 12.

Kedepan, pihaknya juga akan membangun rumah kultur untuk tanaman agar lebih rapih dan teratur. Selain itu, ia juga telah mengajukan bantuan kepada Anggota DPRD Depok, Hj Qonita Lutfiyah untuk pembangunan infrastruktur seperti paping block.

Ketua RW 12 Komplek BSI Pengasinan, Budi Marsafli menandaskan, untuk membangun kawasan itu pihaknya berkoordinasi dengan masyarakat setempat.

“Sudah 18 tahun lahan ini terlantar, kami ada ide bikin lahan pertanian. Tadinya tempat ini sarang ular, sekarang jadi ikon RW 12,” tandas Budi.

RW peraih Penghargaan Ketahanan Pangan se Kota Depok itu mengungkapkan, pembangunan kawasan agrowisata juga mendapatkan support oleh para ketua RT di lingkungannya.

“Bahkan, saat ini tiap rumah diwajibkan untuk menanam sayuran yang ditanam menggunakan media barang bekas seperti kaleng, botol dan sampah non organic lainnya,” ungkapnya.

Ia bersama warga di lingkungannya bercita-cita menjadikan kawasan itu sebagai edu wisata bagi para pelajar di Kota Depok. Karena di lokasi tersebut saat ini sudah banyak puluhan jenis tanaman termasuk hewan ternak dan perikanan.

“Untuk sayuran yang sudah panen kami pasarkan secara online, mereka (pembeli,red) dapat memetik langsung sayuran disini,” katanya.

Ketua DPP PPP, Hj Qonita Lutfiyah yang melihat langsung ke lokasi mengaparesiasi kader PPP yang berinisiatif mengembangkan kawasan agrowisata di wilayah Pengasinan.

“Ini merupakan gerakan sosial untuk menuju kemandirian ekonomi, semangatnya untuk ketahanan pangan. Jadi tidak ada alasan bagi kami untuk tidak mensupport kegiatan ini,” tanggapnya.

Kedepan, pihaknya juga akan mensupport pembangunan infrastruktur untuk memudahkan mobilisasi petani dalam merawat kawasan tersebut.

“Kerja teman-teman ini akan dilihat oleh stakeholder sehingga akan ada respon yang baik. Kami juga berpesan kepada teman-teman, untuk saat ini kita berbuat saja terlebih dahulu semaksimal mungkin. Kami yakin ketika kita sudah berbuat maksimal untuk masyarakat, pasti stakeholder akan memberikan perhatian,” jelasnya.

Acara yang dirangkai dengan penanaman pohon juga dihadiri oleh Ketua DPC PPP Kota Depok, Mazhab HM. n

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here