Jaguar Mau Dibubarin, Warga: Begal Bisa Bebas dan Merajalela

310
Tim Jaguar Polres Metro Depok saat melakukan aksi pengamanan

Margonda | jurnaldepok.id
Wacana Kepolisian Polda Metro Jaya membubarkan Tim Jaguar Polres Metro Depok mendapatkan reaksi dari sejumlah masyarakat.

Salah satunya dari Relawan Satgas Anti Tawuran Pelajar Kota Depok, Agung Pramana. Dia mengatakan jika Tim Jaguar dibubarkan maka bisa marak aksi tawuran, pencurian dan tindak kriminal lainnya.

“Kalau bisa sih Jaguar jangan dibubarin sayang banget, Jaguar sudah berhasil menjaga Kota Depok dari gangguan aksi kriminalitas,” ujarnya, Senin (1/11).

Dia mengatakan, Jaguar yang baru merayakan hari jadinya ke tujuh sudah bisa menciptakan keamanan di Kota Depok dari gangguan Kriminalitas mulai menggagalkan aksi tawuran dan kejahatan lainnya.

Warga lainnya, Eko, juga menilai sangat menyayangkan jika Tim Jaguar dibubarkan.

“Kalau kami engak setuju Jagur dibubarin, kalau perlu dipertebal di tingkat Polsek-Polsek di Kota Depok,” tandasnya.

Perbincangan terkait pembubaran Tim Jaguar juga ramai di media sosial. Di kolom warganet, mereka meminta Tim Jaguar jangan dibubarkan.

“Ada Tim Jaguar aja kriminal masih banyak. Apalagi enggak ada. Jaguar sangat membantu, kalau emang kita enggak aneh-aneh, ketemu Tim Jaguar ya kenapa harus gugup,” ungkap seorang warganet.

“Terimakasih @jaguar_restrodepok telah menjaga dan mengantisipasi guantibmas khususnya di wilayah Depok, proud you,” timpal yang lain.

Sementara Kepala Tim Jaguar Polres Metro Depok, Iptu Winam Agus kepada wartawan mengatakan, adanya rencana pembubaran Tim Jaguar tidak menjadi persoalan.

“Perintah pimpinan harus dilaksanakan dan dipatuhi, sehingga Tim Jaguar siap dibubarkan. Kami siap dibubarkan, perintah pimpinan harus dilaksanakan, Satya Haprabu,” tanggapnya.

Dia mengatakan Tim Jaguar Polres Metro Depok sudah terbentuk sejak tujuh tahun lalu. Bahkan, wacana pembubaran Tim Jaguar tidak menjadi permasalahan dan anggotanya siap menjalankan tugas di manapun.

“Anggota kami siap dengan kebijakan pimpinan, pas tujuh tahun bulan ini Tim Jaguar terbentuk. Masih banyak tugas yang bisa kami lakukan,”katanya.

Tim Jaguar Polres Metro Depok terdiri dari 16 anggota yang sudah dilatih khusus untuk menjalankan tugas. Mereka terbagi menjadi tiga regu yang terdiri dari lima orang, dengan peralatan lengkap untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Sudah ada tiga generasi selama Tim Jaguar terbentuk, namun ada beberapa anggota yang dari awal pembentukan sampai sekarang masih bertahan,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya, Irjen Pol Fadil Imran berencana membubarkan unit-unit patroli keamanan polisi seperti Tim Jaguar, Rajawali, Cobra dan sejenisnya untuk menghindari aparat bertindak sewenang-wenang terhadap warga.

Fadil tak akan sekadar membubarkan tim-tim itu, melainkan akan menertibkan mereka untuk dilatih berbagai macam pengetahuan dan keterampilan dan dilengkapi peralatan yang memadai hingga menjadi tim yang profesional.

“Saya rencananya akan mengumpulkan patroli roda dua, nanti saya akan berikan pelatihan khusus, saya akan siapkan helmnya, kendaraannya, senjatanya. Kemudian kami juga akan siapkan SOP-nya juga supaya jangan ada lagi (tim Jaguar, Cobra, apalagi itu tim Ketupat Sayur, tim Lele apa itu,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here