Tempuh Jalur Musyawarah, Pencuri Kucing Persia Akhirnya Dibebaskan

46
Proses pembebasan kasus Kucing Persia

Kota Kembang | jurnaldepok.id
SJ dan MA, kakak beradik yang diamankan aparat Polsek Cinere karena mengambil Kucing Persia di Kecamatan Limo akhirnya dibebaskan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghentikan tuntutan terhadap SJ (20) dan MA (19), tersangka kasus pencurian kucing yang sempat viral beberapa waktu lalu. Dengan adanya keputusan ini, maka kedua remaja Depok itu pun dinyatakan bebas.

Melalui keterangan resminya, Kejaksaan Negeri Depok telah melakukan penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif (restorative justice) atas perkara ini.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Depok, Andi Rio mengatakan upaya perdamaian secara restorative justive yang dilakukan korban dan tersangka yang disaksikan pihak keluarga pada, Senin (18/10) lalu.

Hal itu pun telah disetujui oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejagung RI dan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Ekspos perkara ini dilakukan secara virtual melalui sarana video conference di aula kantor Kejari Depok.

“Bahwa restoratif justice ini telah diamanatkan dalam Peraturan Kejaksaan RI Nomor 15 Tahun 2020, yang bertujuan untuk menciptakan harmonisasi keadilan di masyarakat. Antara pelaku dan korban telah sepakat berdamai sehingga JPU melakukan restorative justice juga tersangka baru pertama kali melakukan tindak pidana, meskipun penuntutan telah dihentikan, kami tetap melakukan pemantauan terhadap pelaku agar tidak mengulangi perbuatannya,” ujarnya, Kamis (28/10).

Ia menambahkan, Jaksa Penuntut Umum, Tiazara Lenggogeni telah mendatangi Polsek Cinere untuk menyerahkan surat ketetapan penghentian penuntutan serta mengeluarkan dua tahanan untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Untuk diketahui, SJ dan MA sempat viral di media sosial lantaran terekam kamera CCTV ketika membawa kabur seekor kucing di wilayah Krukut, Kecamatan Limo, pada, Rabu (18/08/21) lalu.

Selang beberapa hari kemudian, keduanya tertangkap oleh polisi dan akhirnya terpaksa meringkuk di penjara. Namun belakangan, korban memilih untuk mencabut laporan dan menerima kesepakatan damai dengan kedua remaja tersebut. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here