Masih Kumpulkan Bukti, Kasus Damkar Sudah Periksa 50 Saksi

68
Andi Rio Rahmat

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Jaksa Penyidik dari Kejaksaan Negeri Kota Depok saat ini sedang melakukan pengumpulan alat bukti untuk menentukan tersangka kasus dugaan korupsi di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Depok, Andi Rio Rahmat Rahmatu kepada wartawan mengatakan,
terkait dengan perkara Damkar saat ini dalam proses penyidikan sebagaimana Pasal 1 Nomor 2 Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

“Penyidikan merupakan serangkaian tindakan yang dilakukan dengan mencari serta mengumpulkan bukti yang mana menunjukkan unsur tindak pidana. Tujuannya untuk menemukan tersangka,” ujarnya, kemarin.

Ia menjelaskan, alat bukti yang sah menurut sistem peradilan pidana di Indonesia ialah sebagaimana yang ditentukan dalam Pasal 184 ayat (1) KUHAP yaitu keterangan saksi, keterangan ahli, surat, petunjuk dan keterangan tersangka/terdakwa.

“Kami Kejari Depok telah menunjuk delapan jaksa penyidik untuk melaksanakan dua surat perintah penyidikan terkait dugaan kasus korupsi yang menjerat Damkar Kota Depok,”katanya.

Berdasarkan laporan jaksa penyidik, kata dia, tim ini telah melakukan pemanggilan kepada sejumlah pihak-pihak.

“Totalnya sampai saat ini ada sebanyak 50 saksi yang telah dimintai keterangan,” ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, jaksa juga sedang mengumpulkan alat bukti surat dan telah berkordinasi ke saksi ahli.

“Untuk perkara terkait Damkar Kota Depok ada dua surat penyidikan, yang pertama penyidikan terkait dengan pengadaan seragam dan sepatu PDL, itu surat perintah penyidikan pertama. Surat perintah penyidikan kedua, adalah terkait penyidikan tentang pemotongan gaji,” terangnya.

Andi menegaskan, pihaknya bekerja secara profesional dan proporsional dalam menangani sebuah perkara. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here