Innalillahi Wainnailahi Rojiun…Salah Satu Korban Susur Sungai Alumni MI Al Khoiriyah Sawangan

857

Sawangan | jurnaldepok.id

Innalillahi Wainnailahi Rojiun… Kabar duka datang dari keluarga besar MI Al Khoiriyah Sawangan.

Dimana, salah satu lulusan terbaiknya, Fatah Fatrurrasya (12) meninggal dunia dalam peristiwa Susur Sungai di Sungai Cileueur, Ciamis, Jumat (15/10).

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Sekolah MI Al Khoiriyah Sawangan, Hj Dede Mardiah.

“Iya, Fatah merupakan lulusan MI Al Khoiriyah Sawangan Juli kemarin. Ia merupakan siswa yang baik dan ramah,” ujar Dede kepada jurnaldepok.id, Sabtu (16/10).

Dikatakan Dede, sebelumnya keluarga Fatah berdomisili di wilayah Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan.

“Kami atas nama keluarga besar MI Al Khoiriyah Sawangan turut berduka yang mendalam. Semoga ananda Fatah ditempatkan di syurganya Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran,” paparnya.

Sementara itu Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil bersama Wali Kota Depok, Mohammad Idris berta’ziah ke rumah duka Santri MTs Harapan Baru Kabupaten Ciamis asal Kota Depok.

Dalam peristiwa tesebut terdapat dua orang santri asal Kota Depok yang wafat yaitu ananda Muhammad Kaffa Firmansyah (12), ananda Siti Jahra Anjani (12). Terakhir diketahui Fatah Faturrasya (12) yang diketahui berdomisili di wilayah Pengasinan, Sawangan.

“Secara pribadi dan pemerintah turut berbela sungkawa atas wafatnya dua ananda warga Depok ini, semoga keduanya menjadi dzukhroh permata hati bagi kedua orang tuanya di akhirat kelak,” ungkap Mohammad Idris.

Dikatakan Idris, mereka wafat pada saat belajar di Pondok Pesantren.

“Semoga ini bagian dari syahadah (mati syahid) dalam pandangan Allah SWT, dan sekaligus menjadi doa, harapan keselamatan dan kebahagiaan bagi kedua orang tuanya di akhirat kelak.
Amin Ya Rabb,” doanya.

Seperti dikutip dari kompas.com, sebanyak 11 siswa MTs Harapan Baru Cijantung, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meninggal saat kegiatan pramuka susur sungai di Sungai Cileueur, tepatnya di Dusun Wetan RT 01/RW 01, Desa Utama, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (15/10/2021) sore.

“Yang kena musibah dinyatakan meninggal dunia ada 11 orang. Terdiri dari delapan laki-laki dan tiga perempuan,” ujar Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, kepada wartawan di RSUD Ciamis, Jumat malam.n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here