Mengganggu Ketertiban Umum, Manusia Silver Ditertibkan

73
Anggota Satpol PP saat menertibkan manusia silver

Margonda | jurnaldepok.id
Satuan Polisi Pamomg Praja menjaring sekitar lima manusia silver yang tengah berkeliaran di sejumlah ruas jalan di Kota Depok.

Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny mengatakan, penertiban dan penindakan tersebut mengacu pada penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Depok Nomor 16 Tahun 2012.

“Yaitu tentang Pembinaan dan Pengawasan Ketertiban Umum. Saat anggota kami sedang berpatroli menemukan manusia silver sedang beroperasi,” ujarnya, kemarin.

Saat diamankan, kata dia, mereka sedang beraksi di beberapa lokasi diantaranya Jalan Raya Juanda, pertigaan Masjid Al-Huda, Lampu Merah Arif Rahman Hakim hingga kawasan Beji.

“Anggota kami pun mengamankan mereka untuk didata dan selanjutnya berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk pembinaan,”katanya.

Lienda menambahkan, selain manusia silver, target operasinya adalah pengamen dan anak jalanan serta pengemis yang berkeliaran di Kota Depok.

“Kami ingatkan kepada masyarakat untuk berperan aktif menjaga ketertiban umum. Selain itu tidak memberikan apa pun kepada PPKS karena tidak mendidik dan juga melanggar ketentuan perda,” tuturnya.

Berdasarkan Perda Kota Depok Nomor 16 Tahun 2012 pada Pasal 18 ayat 4 termaktub, setiap orang atau badan dilarang memberikan sejumlah uang atau barang kepada peminta sumbangan atau pengemis dan atau pengamen di tempat-tempat sebagaimana yang dimaksud pada ayat 2.

Dia menjelaskan kepada masyarakat tidak boleh memberikan uang atau barang kepada PPKS di jalan, simpang lampu merah, di dalam angkutan umum, jembatan penyebrangan dan area perkantoran. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here