Anak-Anak Diperbolehkan Masuk Mall, Pengusaha Menyambut Gembira

250
Pengelollah mall saat menyambut anak-anak di pusat perbelanjaan

Margonda | jurnaldepok.id
Ketua Asosiasi Persatuan Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Kota Depok, Sutikno Pariyoto menyambut baik kebijakan anak-anak diperbolehkan masuk ke mall. Dipastikan bahwa pusat perbelanjaan di Kota Depok akan menerapkan prokes dengan benar dan ketat.

“Harapannya geliat ekonomi di Depok kembali tinggi dan menekan angka penganguran. Alhamdulillah sudah bisa dan diperbolehkan anak usia dibawah 12 tahun masuk mall. Kami pastikan penerapan prokes yang ketat demi keamanan dan kenyamanan bersama,” ujarnya, kemarin.

Kebijakan ini, kata dia, menjadi angin segar bagi pelaku usaha. Dampak dilarangnya anak usia dibawah 12 tahun masuk mall sangatlah besar. Kebanyakan keluarga menjadi enggan masuk mall karena tidak bisa membawa anak ikut serta.

“Kalau sekarang jadi keluarga bisa masuk semua. Semoga ekonomi dapat bergerak kembali seperti semula dan dapat membantu para pelaku usahanya menjual produk-produknya,”katanya.

Hal senada diungkapkan Marcom Manager Margo City, Reza Ardiananda. Pihaknya menyambut baik kebijakan tersebut dan akan menerapkan prokes ketat dengan diperbolehkannya anak-anak masuk mall. Namun saat ini untuk area bermain anak belum bisa dioperasionalkan karena sesuai dengan Inmendag.

“Kami akan jaga prokes di dalam mall ketika semua pengunjung sudah ada. Anak-anak ketika masuk harus didampingi orang tua yang sudah divaksin minimal sekali, penunjukannya melalui aplikasi PeduliLindungi,” tandasnya.

Sebagai kelengkapan dalam mall, pengelola menyediakan ruang medik. Jika ditemukan kondisi tertentu akan segera dilarikan ke ruang medik untuk mendapat penanganan awal.

“Ruang isolasi engga ada ya. Kami ada ruang medik. Jadi memang semua kalau konsumen ada apa-apa kami larikan ke ruang medik,”katanya.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid 19 Kota Depok Dadang Wihana mengatakan dengan ketentuan bahwa anak usia dibawah 12 tahun masuk ke dalam mall dengan pendampingan orang tua dan teregistrasi dalam aplikasi PeduliLindungi.

“Anak dibawah 12 tahun ke bawah dengan pendamping orang tua untuk masuk mall. Tentu kami akan merujuk ke Inmendagri karena itu pedoman kami di daerah melaksanakan prokes. Jadi nanti dengan orangtuanya, didampingi. Orangtuanya kan jelas pasti (dengan) Peduli Lindungi, diskrining, nanti anak-anak bisa masuk,” ungkapnya.

Dia menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan 5M ketika dalam mall.

“Untuk pengawasan nanti akan ada tim yang melakukan patrol rutin ke mall setiap hari. Tentu kami akan sidak, Satpol PP juga tiap hari mobile ke mall, kami juga akan ambil tindakan untuk monitoring terhadap kegiatan ini di pusat perbelanjaan karena anak-anak itu rentan. Tapi untuk permainan anak kan belum diperkenankan,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here