Sekolah Kena Proyek Tol Cijago, Tapi Hingga Kini Ganti Rugi Belum Beres

73
Para guru yang berada dibawah naungan Yayasan Pendidikan Citra Bangsa Krukut saat melakukan aksi unjukrasa menuntut ganti rugi

Limo | jurnaldepok.id
Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, Husin Tohir sangat mendukung upaya pengurus yayasan pendidikan Citra Bangsa Krukut memperjuangkan pembayaran uang ganti kerugian (UGK) lahan dan bangunan sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Riayatul Athfal dan SMP Citra Bangsa.

“Sebagai Ketua LPM, tentu saya sangat mendukung upaya teman teman guru dan pengurus yayasan Citra Bangsa untuk memperjuangkan pembayaran uang ganti kerugian (UGK) karena yayasan butuh dana untuk pembangunan gedung sekolah baru,” ujar Husin kepada Jurnal Depok.

Husin juga mengaku mendukung sikap para guru melaksanakan aksi unjuk rasa menghentikan proses pembuatan tiang pancang jalan tol yang menggunakan alat berat paku bumi.

“Saya lihat lokasi pembuatan tiang pancang jalan Tol Cijago memang dekat dengan gedung sekolah dan sekarang sekolah sudah memulai pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) jadi wajar kalau pihak sekolah protes dengan aktivitas pembuatan tiang pancang karena selain menimbulkan suara bising dan getaran yang mengganggu kenyamanan dan keamanan proses kegiatan bepajar mengajar (KBM),” papar Husin Tohir.

Dukungan serupa disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Depok, H. Tajudin Tabri.
Dikatakan HTJ sapaan akrab H. Tajudin Tabri, pekerjaan pembangunan konstruksi jalan tol khususnya pembuatan tiang pancang jalan tol jelas berdampak terhadap kenyamanan warga sekitar lokasi pembangunan, untuk itu dia berharap pihak kontraktor pembangunan jalan tol Cijago dapat memperhatikan dan mengakomodir kepentingan warga,

“Saya mendukung penuh perjuangan masyarakat yang belum menerima UGK termasuk yayasan Citra Bangsa dan penyetopan sementara pekerjaan konstruksi sebelum pembayaran lahan dan bangunan selesai memang harus dilakukan untuk menghindari polemik,” kata HTJ.

Saat dikonfirmasi terkait hal ini, Anggota Komisi D DPRD Kota Depok, T. Farida Rachmayanti berjanji akan mencari tahu terlebih dahulu akar permasalahan yang mencuat dipermukaan.

“Saya coba cari info dulu ya,” kata Farida. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here