Sekolah Dibuka, Orang Tua Siswa Masih Ada Yang Khawatir

35
Terlihat beberapa pelajar saat akan memasuki ruang kelas

Beji | jurnaldepok.id
Sejumlah wali murid mengaku masih khawatir meninggalkan anak-anaknya terutama yang duduk di kelas I.

Kepala SDN Beji 6, Nijan Tirta kepada wartawan mengatakan, sekolah memberi pemahaman bahwa selama di sekolah, murid ada dibawah pemantauan guru.

“Tapi orang tua juga masih ada yang khawatir terhadap anaknya, khususnya yang kelas 1. Tapi saya bilang jangan khawatir ada gurunya nanti, akhirnya mereka bubar,” ujarnya, kemarin.

Dia menegaskan, selama di sekolah tidak ada aktivitas makan. Siswa akan full belajar selama PTM yang hanya berlangsung dua jam saja. Namun, pada hari pertama murid tidak langsung belajar mata pelajaran.

“Enggak ada kegiatan makan dan minum di sekolah. Full belajar, itu pun tidak belajar seperti hari biasa. Ini belajar untuk perkenalan dulu, karena mereka bingung kelasnya yang mana,”katanya.

Dikatakannya, sebelum siswa masuk kelas, area sekolah sudah dilakukan disinfektan.

“Nantiya disinfektan dilakukan secara rutin. Insya Allah memang kami sudah siapkan dan jadwalkan. Jadi memang setiap seminggu sekali kami desinfektan waktu anak-anak masih zoom, tenaga dan alat-alat kami sudah siap. Kalau hari ini kami jadwalkan setelah mereka pulang langsung kami semprot desinfektan untuk persiapan besok,” tambahnya.

Ia menjelaskan, pihak sekolah ketat dalam menerapkan aturan simulasi PTM. Protokol kesehatan 5M diterapkan saat simulasi. Mereka dicek suhu dan mencuci tangan sebelum masuk kelas.

“Jumlah siswa dibatasi 50 persen dari jumlah normal,” jelasnya.

Sementara itu, wali kelas I C SDN Beji 6, Khodijah Sahupalah mengatakan tidak ada kendala untuk hari pertama PTMT. Murid-murid terlihat senang karena bisa belajar di sekolah.

“Siswa mematuhi prokes dengan menggunakan face shield, memakai masker, menjaga jarak, sebelum masuk menggunakan hand sanitizer. Alhamdulillah hingga saat ini tidak ada (kendala). Saya sudah bilang dari awal masuk diatur dengan menjaga jarak. Tidak membawa makanan karena kita hanya beberapa jam saja, tapi kalau minum silahkan, setelah minum dipakai lagi (masker),” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here