Kapolda Metro Jaya Temukan Data Vaksin Tak Sinkron

19
Kapolda Metro Jaya saat meninjau vaksinasi di wilayah Limo

Limo | jurnaldepok.id
Data masyarakat yang telah memperoleh vaksin Covid-19 masih terjadi perbedaan dengan kondisi riil di lapangan, seperti di Kota Depok.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Muhammad Fadil Imran mengatakan, temuan itu salah satunya seperti yang terjadi di Kelurahan Krukut, Kecamata Limo.

Secara riil di lapangan, warga setempat yang telah mendapatkan vaksin diangka 80 persen, namun yang terdata sistem barulah 60 persen.

“Kalau kami klaim disini sudah 80 persen tapi by sistem baru 60 persen,” ujar Fadil saat meninjau gerai vaksinasi merdeka di Kelurahan Krukut, kemarin.

Sementara, kata Fadil, aplikasi pencatatan data vaksinasi berdasarkan dengan domisili, sehingga masyarakat Depok yang melakukan vaksinasi di Jakarta atau wilayah lainnya, tidak otomatis tercatat sebagai penerima vaksin.

“Jadi aplikasinya ini by domisili bukan KTP, itu harus disempurnakan,” katanya.

Polda Metro Jaya menggelar 914 gerai vaksinasi di wilayah aglomerasi Depok, Bekasi, Tangerang. Target dari gerai tersebut adalah meningkatkan pencapaian warga tervaksin hingga 70 persen pada dosis pertama. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here