Terlibat Kasus Korupsi di DPRD, Pensiunan ASN Diringkus Kejaksaan

199
Pihak Kejaksaan saat menjemput terduga kasus korupsi

Cilodong | jurnaldepok.id
Kejaksaan Negeri Republik Indonesia bersama Kejaksaan Negeri Kota Depok menangkap seorang terduga pelaku korupsi.

“Ade Ohoiwutun ini adalah pensiunan Aparatur Sipil Negara menjabat sebagai bendahara pengeluaran pada Sekretariat Kota Tual, Maluku. Ade diamankan di lokasi persembunyiannya di Jalan Tanjakan Saung Tenda Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong. Terpidana itu melakukan aksinya tidak sendiri,” ujar Andirio Rahmat, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Depok, kemarin.

Dikatakannya, pelaku dibantu oleh M. Kabalmay, yang kala itu menjabat sebagai Sekretaris DPRD Kota Tual, Maluku. Sedangkan Ade Ohoiwutun tadinya adalah bendahara pengeluaran pada Sekretariat Kota Tual.

“Jadi yang bersangkutan ini telah memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu koorporasi dan telah menimbulkan kerugian keuangan negara atau perekonomian negara dalam hal ini Pemerintah Kota Tual sebesar Rp 3.145.781.708,57,” katanya.

Penangkapan tersebut, sambungnya, berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI Nomor 834 K/Pid.Sus/2017 Tanggal 20 Februari 2018.

“Ade Ohoiwutun terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Korupsi Pengadaan Makan Minum DPRD Tahun Anggaran 2010,” jelasnya.

Atas perbuatannya itu, ia dijatuhkan sanksi pidana penjara selama enam tahun dan denda Rp 200 juta, dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti pidana kurungan enam bulan.

Kemudian, menjatuhkan pidana tambahan membayar uang pengganti sebesar Rp 787 juta. Jika uang pengganti tidak dibayar paling lama satu bulan setelah putusan, maka harta bendanya disita oleh jaksa dan dilelang.

“Apabila tidak mencukupi untuk membayar uang pengganti maka dipidana penjara selama tiga tahun,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here