Kasus Harian Covid-19 di Indonesia Melandai, Saat Ini Hanya 1.900 Kasus Per Hari

15
ilustrasi-istimewa

Margonda | jurnaldepok.id
Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan saat ini kasus harian Covid-19 di Indonesia sudah sangat melandai. Terhitung, kasus harian pada, Senin (20/9) Sigit mengatakan, kasus harian Covid-19 di Indonesia menyentuh angka sekira 1.900.

“Alhamdulillah angka laju Covid-19 perlahan sudah membaik dan kasus harian kemarin masuk angka 1.900. Ini tentunya patut kita syukuri,” ujar Sigit saat menghadiri kegiatan Bakti Sosial dan Serbuan Vaksin Alumni AKABRI 1998 Nawahasta secara virtual, kemarin.

Padahal, lanjutnya, pada pertengahan Juli 2021 kemarin Indonesia berada dalam keadaan paling terpuruk. Bagaimana tidak, angka hariannya pada medio Juli 2021 tercatat ada sekira 56 ribu kasus harian positif Covid-19.

“Pernah di bulan Juli itu sampai 56 ribu kasus hariannya. Kemudian, Bed Occupancy Rate (BOR) nasional pada pertengahan Juli 2021 bisa di atas 90 persen,” paparnya.

Total, kata dia, ada lebih dari 100 ribu dosis vaksin yang disebar di 34 provinsi, termasuk pembagian masker, bantuan tabung oksigen dan sembako.

“Kegiatan ini sangat bagus, mudah-mudahan apa yang dilaksanakan dari alumni Akabri 98 bisa terus meningkatkan laju vaksinasi, sesuai dengan target. Kami inginkan, dan terus memberikan satu motivasi untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan. Terimakasih adik-adiku alumni Akabri 98 Nawahasta. Kami harapkan juga kalian terus membantu melaksanakan tracing, testing untuk terus mempertahankan positivity rate yang saat ini dibawah 5 persen, sehingga terus akan turun sampai dengan yang kita harapkan termasuk dengan angka reproduksi efektif dibawah satu,” sambungnya.

Sementara itu Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Azis Andriansyah menambahkan untuk di Depok digelar di sekolah Budi Cendekia Islamic School di Grand Depok City (GDC) Kecamatan Cilodong.

“Sasarannya sebanyak 1.500 dosis yang diberikan pada siswa dan warga umum. Jajaran Nawahasta DKI Jakarta Raya melaksanakan kegiatan serbuan vaksin dan bakti sosial di wilayah Kota Depok sebanyak 1.500 dosis dengan sasaran warga dan pelajar,” tandasnya.

Dia mengatakan, antusias warga mengikuti vaksinasi cukup tinggi. Mereka sudah datang sejak pagi agar bisa tervaksin. Pelajar menjadi sasaran sebagai persiapan dalam pembelajaran tatap muka (PTM) yang rencana dilakukan Oktober untuk kawasan Depok. Kendati sudah vaksin, warga tetap diimbau menerapkan protokol kesehatan 5M.

“Pelajar ini sebentar lagi mungkin akan ada kegiatan tatap muka, maka kami anjurkan seluruh pelajar sudah mengikuti kegiatan vaksinasi sebelum proses belajar,”katanya.

Vaksinasi di wilayah penyangga kini gencar dilakukan agar target sasaran tercapai. Untuk DKI Jakarta saat ini capaian sudah 100 persen lebih.

“Kami tidak bisa melepas Ibukota dengan wilayah penyangga, salah satunya Depok agar capaian prosentase vaksinasi bagi masyarakatnya bisa mencapai 100 persen sehingga keseluruhan wilayah aglomerasi sudah tervaksin semua,” harapnya.

Selain vaksin, Nawahasta juga membagikan ribuan paket sembako bagi warga. Kemudian juga Nawahasta menyebar makanan siap saji ke sejumlah area sebanyak 1.200 bungkus.

“Ada tiga wilayah yang diberikan di Depok yaitu di Beji, Sukmajaya dan Cilodong. Kami alumni AKABRI ’98 DKI Jakarta Raya akan terus bersinergi baik itu kegiatan untuk mengatasi pandemi Covid-19 maupun menjaga keutuhan NKRI,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here