196 Kepala Kelurga dan 613 Jiwa di Depok Terdampak Hantaman Puting Beliung

105
Petugas saat melakukan evakuasi sebuah mobil yang tertimpa pohon

Margonda | jurnaldepok.id
Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono menyebut, imbas dari kejadian angin puting beliung yang melanda Depok pada, Selasa (21/9) sore mengakibatkan 196 kepala keluarga dan 613 jiwa terdampak.

“Data sementara yang masuk untuk enam kecamatan 12 kelurahan, malam kemarin sampai jam 00.00 terdata 196 kk 613 jiwa,” ujarnya, Rabu (22/9).

Dia mengatakan tim dari Tagana Damkar, PMI, aparat kelurahan, TNI, Polri serta dibantu warga saat ini masih melakukan pendataan lebih lanjut soal jumlah warga terdampak dari bencana alam angin puting beliung.

“Pendataan berlanjut hari ini, kebutuhan mendesak masih dalam pendataan,”katanya.

Ia mengimbau kepada dinas terkait untuk melakukan pemangkasan pohon yang rawan tumbang. Pemangkasan tersebut terkait dengan antisipasi adanya pohon tumbang dikarenakan hujan angin akhir-akhir ini di wilayah Depok dan sekitarnya.

Selain melakukan pemangkasan, antisipasi lainnya yakni dengan menghimbau warga untuk tidak memarkirkan kendaraan di dekat pohon untuk menghindari adanya korban jika pohon tumbang.

Sementara di lokasi lain petugas Damkar dan Dinas lainnya melakukan evakuasi ke lokasi yang terdampak kejadian angin puting beliung.

Di Kelurahan Tirtajaya, satu unit mobil minibus 2020 ringsek akibat tertimpa runtuhan pohon tumbang dan tembok.

Kepala Seksi Tanggap darurat dan logistik (Bencana, Dinas Damkar Kota Depok, Iwan mengatakan, jika mobil tersebut parkir dekat dengan pohon besar dan tembok, tepat ketika Depok diguyur hujan deras serta angin puting beliung.

“Jadi pohon besar dulu yang tumbang tiban tembok. Terus pohon dan tembok langsung meniban mobil,” jelasnya.

Mobil tersebut milik warga setempat di kawasan Kelurahan Tirtajaya dengan kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Konservasi Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Indra Kusuma Cahyadi mengatakan, pihaknya terus bahu membahu dengan dua dinas terkait dalam hal ini PUPR dan Damkar melakukan evakuasi pasca kejadian puting beliung kemarin sore.

“Dari semalam hingga hari kami bersama dua dinas terkait masih melakukan evakuasi, terutama di lokasi pinggir jalan hingga pemukiman warga,” ungkapnya.

Untuk DLHK sendiri, kata Indra, semalam telah kerahkan 16 personil dan dua aramada pendukung dan kemarin mengerahkan 53 personil dengan 9 armada.

“Peristiwa seperti ini merupakan bencana alam yang tak dapat diprediksi, untuk kami selaku petugas hanya dapat bekerja semaksimal mungkin melakukan penanganan,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here