Kerugian Capai Rp 350 Juta, Korban Perampokan di Sawangan Alami Trauma

191
ilustrasi

Sawangan | jurnaldepok.id
Rumah karyawan swasta di Jalan Masjid Syamsul Iman RT 01/04, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Minggu (20/9) malam dibobol maling. Pelaku berhasil mencuri barang berharga dengan total kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Korban, Elsa Septiani kepada wartawan mengatakan, peristiwa kemalingan yang terjadi di rumahnya diketahui sekitar pukul 22.00 WIB setelah ia pulang rekreasi bersama keluarga dari Tanjung Lesung, Banten.

“Setelah membuka pintu kamar utama yang ada di belakang sudah pada berantakan. Dari depan tidak ada apa-apa termasuk pintu pagar juga gembok masih terpasang. Namun setelah masuk ke dalam rumah membuka pintu kamar, kami melihat seisi pakaian lemari sudah berantakan termasuk kamar tengah dan nenek (PRT),” ujarnya, kmearin.

Dirinya langsung kaget dan syok seluruh barang berharga yang disimpan dalam lemari pakaian kamar sudah raib.

“Barang yang hilang laptop merek HP, Note Book 13 inc merek Asus, logam mulia dan perhiasan emas kawin ada 100 gram. Dua HP merek Oppo dan Xiomi, serta mata uang asing Dolar USD, Reyal, dan uang tunai dengan total kerugian mencapai ratusan juta,” paparnya.

Pelaku yang diperkirakan lebih dari dua orang itu berhasil membobol rumah dengan memanjat tembok belakang setinggi dua meter.

“Di lokasi ditemukan jejak sepatu di tembok belakang rumah, dugaan pelaku masuk dengan cara manjat lantaran belakang rumah kebun. Setelah itu pelaku langsung mencongkel jendela dan tralis ke kamar utama langsung diacak-acakin,” duganya.

Pasca kejadian, ia langsung trauma dan tidak berani masuk ke kamar yang sudah kemalingan tersebut.

“Takut dan syok, jadi tidak berani masuk lagi ke dalam kamar yang habis dicuri,” tuturnya.

Sementara itu berdasarkan keterangan dari para tetangga, kejadian pencurian di lokasi sudah terjadi lima kali dengan modus yang sama.

“Ini kejadian kelima kali pencurian, dari informasi tetangga modus sama masuk ke rumah dengan manjat pagar tembok rumah dan mencongkel pintu serta teralis jendela,” paparnya.

Ica menambahkan, dirinya sudah mendapat firasat sewaktu sedang merayakan hari ulang tahun dirinya.

“Di lokasi resort sudah ada kepikiran dan belum merasakan menikmati fasilitas resort hati sudah tidak tenang. Ada dugaan pelaku orang dekat sini karena sudah mengetahui situasi dan lokasi kamar utama. Ada kamera CCTV di lokasi kejadian namun tidak hidup. Pada saat mau jalan Sabtu siangnya, tetangga Heru melihat ada pengendara motor sendiri gerak gerik mencurigakan memperhatikan rumah,” katanya.

Kejadian itu, kata dia, sudah dilaporkan ke Polsek Sawangan dan sudah di BAP.

Terpisah Ketua RT 01, Hariadi mengatakan, peristiwa kemalingan yang menimpa rumah milik Angga tersebut, seminggu sebelumnya terjadi kasus serupa menimpa sebuah warung sembako di Jalan Sukatani RT 06/04.

“Setelah dua hari kemudian dilingkungannya Nenek Sila sekitar pukul 04.00 subuh saat akan mau dagang nasi uduk tabung gas ukuran 3kg raib dicuri maling. Dan sekarang ini baru kejadian Minggu (19/9) malam kejadian yang ketiga dan kerugian cukup besar mencapai Rp 350 juta. Dengan kejadian ini kami berharap kedepan upaya yang dilakukan adalah akan membuat keluar masuk warga menjadi satu pintu (one gate sistem) dengan memortal jalan,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here