Mampu Hadapi Tantangan Global, Pemkot Depok Dukung Pendidikan Vokasi

11
Wakil Wali Kota Depok saat memberikan mata kuliah dasar di LP3I

Cilodong | jurnaldepok.id
Pemerintah Kota Depok mendukung penuh pendidikan vokasi dengan memberikan beasiswa bagi mahasiswa yang kurang mampu.

“Masyarakat miskin di Kota Depok kami arahkan untuk masuk pendidikan vokasi, agar bisa siap kerja dan bisa mengangkat ekonomi keluarga,” ujar Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono saat memberikan Mata Kulia Dasar Umum (MKDU) sebagai narasumber di LP3I, dengan tema “Penerapan Pendidikan Vokasi dalam menghadapi Tantangan Global”, di kampus Politeknik LP3I Depok di Jalan Raya Bogor KM 38 No. 59. Sukamaju, Cilodong, Senin (20/9).

Dia juga mengingatkan pendidikan vokasi ini bukan saja mendidik orang jadi pekerja tapi juga bisa jadi pengusaha.

Dikatakannya, untuk menghadapi era globalisasi industri 4.0 sudah semakin canggih dan cepat. Dengan demikian dibutuhkan pendidikan yang mampu menyediakan sumber daya manusia (SDM) yang mampu bersaing untuk menghadapi era industri 4.0.

“Pendidikan yang mampu melakukan hal ini adalah pendidikan vokasi. Vokasi dalam menghadapi tantangan global,” paparnya.

Ia menjelaskan pentingnya pendidikan vokasi, karena banyak diminati lulusannya oleh perusahaan.

“Sekarang kita sudah masuk di era globalisasi, artinya kita harus mempersiapkan apa-apa saja yang bakal menjadi sukses di era ini, juga pengaruh dampak positif dan negatifnya,”katanya.

Imam menambahkan, pendidikan vokasi harus menyelaraskan kompetisi dan kuilifikasi lulusannya dengan kebutuhan dunia kerja, sementara waktu untuk pendidikan vokasi relatif singkat.

“Untuk program kursus pendek relatif hanya membutuhkan sekitar enam bulan sampai satu tahun atau satu semester. Sedangkan untuk diploma membutuhkan belajar relatif bervariasi mulai satu tahun sampai tiga tahun tergantung jenjang diplomanya,” ungkapnya.

Imam menyarankan kepada mahasiswanya jika punya peluang menjadi pengusaha jadilah pengusaha yang jujur.

“Jadi lulusan LP3I ini jangan setelah selesai inginnya bekerja di perusahan, coba pola pikir itu diubah. Buka peluang untuk mendirikan usaha sehingga ilmu yang belajar di LP3I ini terpakai,” jelasnya.

Kepala bidang akademik LP3I, Daryono Abdul Gofar mengatakan Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono secara khusus memberi mata kuliah umum bertanda dibukanya tahun ajaran 2021/2022.

“Dimana yang mengikuti kuliah ini adalah mahasiswa dari tingkat satu, tingkat dua dan tingkat tiga sebanyak 50 mahasiswa, selebihnya mahasiswa mengikuti kuliah secara virtual di rumahnya masing-masing,” ungkapnya.

Dia menambahkan, pendidikan vokasi yang belajar di LP3I ini relatif singkat, baik itu waktu belajarnya.

“Tentunya memberikan peluang bagi generasi muda harus memiliki skill agar bisa masuk di dunia kerja, karena mahasiswa LP3I sudah disiapkan baik fisik maupun mentalnya,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here