Dosen PNJ Bantu Peternak Ayam Alat Pengukur Temperatur Berbasis Android

31
Dosen PNJ saat melakukan pengabdian pada masyarakat yang membantu peternak ayam

Laporan: Rahmat Tarmuji
Pengabdian Masyarakat Berbasis Jurusan merupakan salah satu program tahunan dari Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (UP2M) Politeknik Negeri Jakarta.

Program ini dilakukan oleh dosen dengan keilmuan Teknik Elektro. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Pelaksana Pengabdian Masyarakat, Rifqi Fuadi Hasani.

“Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk memecahkan masalah yang timbul pada masyarakat secara komprehensif, bermakna, tuntas, dan berkelanjutan (sustainable) dengan sasaran kelompok masyarakat yang bergerak dalam bidang usaha, sekolah, institusi pemerintah atau swasta atau masyarakat umum lainnya. Dalam rangka pelaksanaan pengabdian tersebut, Politeknik Negeri Jakarta melakukan kerjasama dengan pemilik peternak ayam Jaro Farm di wilayah Kampung Urug, Bogor,” ujarnya, kemarin.

Ia mengatakan, usaha ternak ayam broiler/pedaging merupakan usaha yang telah lama dilakukan oleh peternak di Kampung Urug. Menurut informasi pemilik peternakan ayam di Kampung Urug, kondisi peternakan ayam/kandang ayam telah dilakukan secara otomatis berbasis waktu.

“Misalkan temperatur sekitar sudah dibawah 35°C, maka pemanas harus dihidupkan karena ayam-ayam kecil membutuhkan kehangatan untuk pertumbuhannya. Sebaliknya, jika temperatur sudah mendekati 38°C pemanas harus dimatikan. Sistem kontrol menggunakan pola closed loop,” paparnya.

Untuk ayam yang telah berumur 16 hari, kata dia, temperatur yang dibutuhkan sekitar 28°C. Jika udara luar terlalu panas efeknya kandang akan panas. Pendinginan dilakukan dengan cara menyemprotkan air pada mesk yang ada diluar kandang, sehingga angin dari blower mengenai dinding yang basah dan akan membuat udara sejuk.

“Monitoring pengukuran temperatur dan kelembaban hanya dapat dilihat di dekat kandang. Pemilik dan pekerja hanya dapat mengetahui kondisi tersebut jika berada dekat kandang ayam,” jelasnya.

Dari itu, sesuai dengan bidang keilmuannya, dalam pengabdian masyarakat Jurusan Teknik Elektro memberikan solusi atas permasalahan peternak tersebut yaitu memberikan sebuah alat pengukur temperatur, kelembapan dan kadar amoniak pada kandang ayam berbasis aplikasi android.

Alat yang dibuat tersebut dimanfaatkan oleh peternak ayam untuk memonitoring temperatur dan kelembapan pada kandang ayam, dimana temperatur dan kelembapan tersebut harus sesuai dengan kondisi lingkungan yang dapat membuat ayam nyaman dan pada akhirnya akan mempengaruhi juga kualitas hasil ternak.
Selain dapat melakukan monitoring temperatur, alat ini juga dapat mendeteksi kadar amoniak pada kotoran ayam. Jika kadar amoniak terlalu tinggi, maka akan berpengaruh juga terhadap kesehatan ayam yang diternak.

“Alat yang dibuat ini sudah berbasis Internet of Things, dimana pemilik kandang ayam dapat melakukan monitoring kandang dari mana saja menggunakan aplikasi android,” jelas Rifqi.

Dikatakannya, kegiatan pengabdian masyarakat itu dilakukan pada Sabtu 18 September 2021 selama satu hari di Peternakan Ayam Jaro Farm di Kampung Urug, Bogor.

Dalam kesempatan itu dilakukan penyerahan dan instalasi alat yang dibantu oleh mitra peternak, dosen dan mahasiswa kemudian dilanjutkan dengan pelatihan penggunaan alat kepada pemilik dan karyawan peternakan ayam.

Dalam pelatihan, tim pengabdian menjelaskan dan mempraktekkan cara kerja alat ukur temperatur, kelembapan dan kadar amoniak pada kandang ayam yaitu dengan cara meletakan alat diposisi yang tepat agar temperatur, kelembapan dan kadar amoniak dapat terdeteksi dengan maksimal.

“Data yang telah terbaca pada alat akan dikirim dan tersimpan di database dan dapat dilihat melalui aplikasi android. Pada aplikasi akan menampilkan hasil pengukuran temperatur, kelembapan dan kadar amoniak secara realtime dari alat yang dipasang,” terangnya.

Pemilik Peternakan Kandang Ayam Jaro Farm, Atta Iskandar menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak Politeknik Negeri Jakarta yang telah memberikan bimbingan dan sumbangan alat ukur temperatur, kelembapan, dan kadar amoniak berbasis android serta pelatihannya.

“Alat ini sangat bermanfaat sekali khususnya untuk para peternak ayam, karena pemilik ternak dapat langsung monitoring kondisi kandang ayam dari jarak jauh, sehingga kualitas hasil ternak dapat terjaga,” ungkapnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here