DLHK Periksa Air Sumur Milik Warga Yang Tercemar BBM Pom Bensin

89
Staf DLHK saat meminta keterangan dari warga

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Sejumlah staf Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok kemarin mengunjungi permukiman warga RT 01/13, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru (RJB) yang berdekatan dengan Pom Bensin Parung Bingung dalam giat pemeriksaan air sumur warga yang diduga tercemar Bahan Bakar Minyak (BBM) dari tangki SPBU.

Kepada Jurnal Depok, Salah satu Staf Dinas Lingkungan Hidup Kota Depok, Istiar mengatakan, kedatangan timnya kerumah warga dekat Pom Bensin Parung Bingung RT 01/13, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru (RJB), Kecamatan Pancoran Mas tak lain untuk mengambil sample air sumur warga yang selama ini dikeluhkan oleh warga lantaran diduga telah tercemar BBM.

“Kami sempat berbincang sebentar dengan warga yang air sumurnya diduga tercemar BBM, kami baru mengambil sample air untuk nanti diuji dilaboratorium dan sekarang kami belum bisa memastikan apakah air sumur warga itu sudah tercemar BBM sehingga tidak layak untuk dikonsumsi, atau tidak tercemar,” ujar Istiar melalui pesan singkat Whatsapp.

Sementara Rahmat Hidayat salah satu warga setempat mengaku sangat yakin jika bau BBM yang mencemari air sumur warga berasal dari rembesan BBM tangki pom bensin yang hanya berjarak beberapa meter saja dari sumur warga.

“Kalau bukan dari Pom bensin, itu bau BBM di air kami dari mana ? sekarang masalahnya sejak tiga tahun terakhir kami tak lagi bisa menggunakan air sumur kami untuk keperluan minum dan memasak dan kami harus beli air mineral,” ujar Rahmat.

Dia menambahkan, jika nanti terbukti bahwa bau BBM di air sumur warga berasal dari rembesan BBM Pom bensin, maka pihaknya akan meminta pertanggung jawaban dari pemilik Pom bensin.

“Ya kami akan meminta pertanggung jawaban pihak pom bensin kalau ternyata air sumur kami benar sudah tercemar BBM dari pom bensin disebelah rumah kami,” tutup Rahmat. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here