Luar Biasa! Gebyar Vaksin di 11 Kecamatan Selama 5 Hari Over Target

42
Data Terbaru hasil Gebyar vaksinasi di 11 kecamatan

Margonda | jurnaldepok.id
Kegiatan Gebyar Vaksin di 11 Kecamatan se Kota Depok yang dimulai sejak tanggal 1-5 September kemarin rupanya mendapat antusias yang luar biasa dari masyarakat.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris melalui Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19, H Dadang Wihana mengatakan, total cakupan Gebyar Vaksinasi Serentak di Kota Depok sebanyak 63.617.

“Alhamdulillah, dari target 55 ribu warga yang divaksin ternyata jumlahnya melebihi target yakni sebanyak 63.617 jiwa. Ya, antusias masyarakat sangat tinggi,” ujar Dadang kepada Jurnal Depok, Senin (6/9).

Ia menjelaskan, Kecamatan Cimanggis menjadi kecamatan nomor satu yang warganya paling banyak divaksin yakni 6.948 jiwa, disusul Kecamatan Sukmajaya sebanyak 6.924, Kecamatan Tapos 6.686, Kecamatan Sawangan 6.228, Kecamatan Bojongsari 5.798, Kecamatan Cilodong 5.747, Kecamatan Cipayung 5.300, Kecamatan Beji 5.177, Kecamatan Cinere 5.147, Kecamatan Pancoran Mas 4.954 dan Kecamatan Limo sebanyak 4.708 jiwa.

“Dengan begitu, capaian vaksinasi di Kota Depok saat ini telah mencapai 40,56% atau setara 654.567 (dosis pertama) dari target sasaran 1.613.557 jiwa,” paparnya.

Jumlah tersebut, sambungnya, meliputi giat vaksin yang dilakukan terhadap SDM kesehatan, lansia, petugas publik, masyarakat rentan dan umum, remaja, gotong royong serta giat vaksinasi yang diselenggarakan Polres Metro Depok.

Dadang optimistis capaian 100 persen vaksinasi bagi warga Depok akan tercapai di Desember mendatang dengan catatan ketersedian vaksin yang mencukupi.

Sebelumnya Wali Kota Depok, Mohammad Idris menargetkan 100 persen warga Depok sudah divaksin hingga Desember mendatang.

Idris berharap distribusi vaksin ke Kota Depok terus ditambah sesuai dengan kebutuhan yang sudah direncanakan untuk mencapai target yang ditetapkan.

Ia mengimbau kepada warga yang telah divaksinasi agar tidak mengabaikan protokol kesehatan, selalu memakai masker ketika keluar rumah, menjaga jarak fisik, selalu mencuci tangan dengan sabun/hand sanitizer, patuhi kebijakan PPKM terutama untuk menghindari kerumunan dan kepatuhan terhadap persentase kegiatan di tempat umum.

“Keberhasilan melawan pandemi Covid-19 ini sangat tergantung kepada kedisiplinan kita dalam menerapkan protokol kesehatan secara optimal, dan yang paling utama senantiasa menjalankan norma-norma agama, meningkatkan ibadah dan memperbanyak doa,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here