HUT ke 10, Wali Kota Minta PDAM Tirta Asasta Tambah Cakupan Layanan

19
Direktur PDAM Tirta Asasta saat menyerahkan potongan tumpeng kepada Wali Kota Depok

Margonda | jurnaldepok.id
Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengapresiasi kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta atas keberhasilannya menjadi perusahaan daerah dan beberapa penghargaan yang telah didapatkan selama 10 tahun terakhir.

“Dengan lika liku dan dinamika pembenahan berbagai aspek di PDAM, diharapkan di HUT yang ke 10 ini PDAM bisa menjadi starting point untuk meningkatkan kinerja yang sudah mendapatkan penghargaan sebagai kinerja terbaik,” ujar Idris saat acara puncak HUT ke 10 PDAM Tirta Asasta Kota Depok, Senin (30/8).

Ia menambahkan, jika kinerja semakin baik maka kedepan juga akan baik termasuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk Kota Depok.

“Yang wajib adalah peningkatan kinerja, kalau uangnya itu bonus, kalau kinerja itu harus. Kami berharap cakupan pelayanan PDAM juga ditingkatkan yang saat ini baru 17 persen. Artinya, sebanyak 83 persen warga Depok masih menggunakan air tanah. Kalau tidak berimbang penggunaaan air tanah, maka akan terjadi penurunan permukaan tanah,” paparnya.

Hal itu, kata dia, sudah terjadi di beberapa wilayah di Jakarta. Hal itu juga menjadi permasalahan serius dan salah satu misi pembangunan di Kota Depok.

“Sehingga ini bukan persoalan bisnis saja, tapi ini persoalan ekosistem, persoalan lingkungan hidup yang harus dijaga dan dipelihara. Sehingga lingkungan hidup dapat bersahabat dengan masyarakat dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Termasuk edukasi sosial, edukasi para pelayan PDAM serta edukasi masyarakat sekitar untuk menunjang kinerja dan karya PDAM,” terangnya.

Lebih lanjut Idris mengatakan, air memiliki filosofi yang esensial.

“Bahkan Allah SWT menegaskan, menjadikan sesuatu itu dari air. Air ini adalah suatu kebutuhan hidup yang luar biasa, termasuk diri kita. Kalau diri kita tidak ada keseimbangan dalam mengkonsumsi air, ini akan bermasalah terhadap diri,” terangnya.

Terakhir Idris meminta kepada seluruh pegawai PDAM untuk terus meningkatkan solidaritas, keakraban dan kebersamaan.

Sementara itu Direktur PDAM Tirta Asasta Kota Depok, M Olik Abdul Holik mengungkapkan selama 10 tahun PDAM mendapatkan tantangan yang luar biasa.

“Tahun 2015 terjadi pengalihan dari Pemkab Bogor ke Pemkot Depok dan Alhamdulillah sebagai BUMD di Kota Depok saat ini jumlah pelangggan telah mencapai 77.000, semula hanya sekitar 4.000 pelanggan,” tandasnya.

Kedepan, sambungnya, PDAM akan terus meningkatkan cakupan layanan kepada masyarakat sehingga penggunaan air tanah akan menurun dan lebih memilih berlangganan PDAM.

“Kami berkomitmen untuk meningkatkan cakupan layanan di Kota Depok sesuai buisnies plan pada tahun 2025 jaringan distribusi sudah mencakup semua wilayah,” katanya.

Dikatakannya, di usianya yang ke 10 tahun, PDAM masih memerlukan dukungan, kritik dan saran agar PDAM dapat memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kota Depok. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here