Sempat Tak Terdata, Ternyata Korban Ledakan di Margo City Bertambah

466
Salah seorang korban ledakan di Margo City saat menceritakan kisahnya

Margonda | jurnaldepok.id
Korban insiden ledakan di Margo City kembali bertambah satu orang. Hingga saat ini jumlah keseluruhan total menjadi 12 orang. Korban ke 12 adalah Ade Rosidah yang merupakan pekerja di salah satu tenant masih sangat membekas.

Dirinya sempat tidak terdata oleh pihak manajemen Margo City, namun namanya terdata sebagai korban ke 12.

“Saya ini kan korban yang tidak teridentifikasi, tidak terdata gitu. Saya lihat di sosmed nama saya enggak ada, disitu saya kaget. Padahal, pihak HRD di kantornya telah berkoordinasi dengan manajemen Margo City. Saat ini sudah kordinasi dengan pihak Margo dan sudah diurus semuanya,” ujar Ade, kemarin.

Ade menceritakan kejadian yang menimpa dirinya. Dia mengaku tengah ke toilet pada saat itu. Sedangkan, posisi lift yang ambruk sangat dekat dengan toilet itu.

“Saat itu saya lagi kerja mas, cuma posisinya saya lagi izin ke toilet karena posisi ambruknya itu Margo City sebelah kanan. Toilet itu posisinya ada di sebelah kanan semua,”katanya.

Tidak lama, kata dia, suara dentuman seperti bom membuat Ade kaget bukan main. Kejadian berikut, Ade mendengar atap yang runtuh. Puing atap itu juga menimpa kedua kaki korban.

“Saya di lorong kemudian tiba-tiba seperti ada bom walaupun saya belum pernah dibom, tapi saya ngerasa kaya dibom. Tiba-tiba anjlok gitu, ada suara gemuruh itu mungkin suara atap mall yang roboh, itu jadi nimpa ke badan saya,” ungkapnya.

Ade sempat berpikiran tidak akan selamat. Sebab, selain ditimpa puing reruntuhan, dirinya juga melihat adanya percikan api dan banyaknya kabel yang putus.

“Karena di situ juga ada percikan api. Saya lihat teman saya, saya berdua sama teman saya yang lagi hamil. Korban sempat berlari dan menyelamatkan diri. Namun, tidak lama berselang dia tidak sadarkan diri. Bangun-bangun korban sudah berada di rumah sakit. Info dari teman saya dibawa sama security tenant ke Mitra Keluarga. Saya cuma sendiri di Mitra Keluarga, saya juga enggak tau kenapa saya dibawa kesitu,” terangnya.

Sebelumnya, Manajemen Margo City berjanji akan mencover semua biaya perawatan para korban yang mengalami luka-luka hingga meninggal dunia terkait insiden tersebut.

“Kami atas nama manajemen turut berduka cita dan berbelasungkawa atas kejadian ini,” ucap Marcom Manajer Margo City, Reza Ardiananda.

Manajemen, kata dia, juga akan memberikan santunan kepada korban yang meninggal dunia.

“Tentunya untuk korban yang meninggal dunia itu kita berikan santunan. Kami juga turut berduka dan keluarga yang ditingalkan diberikan ketabahan,”katanya.

Sementara itu selama PPKM pihaknya tetap melakukan pengecekan kesemua bagian seperti gas, kelistikan dan bagian lainya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here