Ledakan di Margo City 12 Saksi Diperiksa, Tim Puslabfor Periksa Potongan Pipa Gas

87
Tampak depan pusat perbelanjaan Margo City yang masih ditutup

Margonda | jurnaldepok.id
Aparat Kepolisian Polres Metro Depok melakukan pemeriksaan terhadap 12 saksi terkait kejadian ledakan di Margo City, Jalan Margonda, Kecamatan Beji

“Sampai tadi malam ada 12 orang saksi,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes, Senin (23/8).

Menurutnya, yang telah diperiksa 12 saksi terdiri dari pihak pengelola dan sejumlah pengunjung pusat perbelanjaan tersebut yang melihat kejadian.

Sementara itu, selain kepolisian yang telah memeriksa 12 saksi, penutupan Margo City juga masih dilakukan. Dia mengatakan, jika tim Labfor masih bekerja hingga saat ini.

“Karena itu penutupan dilakukan. Masih dikerjakan Labfor,”katanya.

Dia menambahkan pemeriksaan dilakukan selama tujuh hari, dimana petugas membawa sampel potongan pipa gas yang bocor ke laboratorium.

“Nah ini (potongan pipa gas,red) yang akan dibawa ke Puslabfor. Pemeriksaan ini akan memakan waktu sekira tujuh hari,” jelasnya.

Dugaan sementara, penyebab kerusakan disebabkan kebocoran pipa mikro pada saluran gas. Hal itu menyebabkan kerusakan lanjutan berupa jatuhnya lift barang dari atas ke lantai dasar.

“Memang hari ini akan ada pemotongan pipa yang kemungkinan disitu sumber bocornya. Karena katanya kebocoran mikro. Sedangkan barang bukti lain yang akan dibawa belum ada. Sementara belum, karena dari Labfor utamanya adalah dari kebocoran gas yang menyebabkan plafon runtuh kemudian tembok jebol dan lift anjlok,”ungkapnya.

Di lokasi lain, Marcom Manajer Margo City Reza Ardiananda mengatakan, untuk pembukaan mall pihaknya masih melakukan kordinasi dengan kepolisian.

“Mengenai penutupan mall sendiri kita masih menunggu laporan investigasi. Memang ada beberapa tahapan yang kita ambil, ketika kami mendapatkan laporan investigasi diizinkan lagi beroperasi, baru kami beroperasional,” tandasnya.

Dia mengatakan, pihaknya belum melakukan audit internal karena pemeriksaan kepolisian masih berjalan.

Selama Margo City tutup, sambung dia, tentunya Margo City mengalami kerugian. Namun, pihaknya belum melakukan penghitungan hingga saat ini.

“Kerugian belum kami hitung juga. Kami tidak mengetahui angka itu. Karena itu ada divisi lain, tapi ya kerugian pasti ada. Itu semua sudah kami perkirakan,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here