Lagi Enak Mesum di Panti Pijat dan Apartemen, 11 Wanita Dijaring Pol PP

895
Petugas saat memeriksa salah satu kamar di apartemen

Margonda | jurnaldepok.id
Dalam masa PPKM belasan pasangan bukan suami istri ketangkap basah sedang asyik berduaan di kamar apartemen dan pijat refleksi.

Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdiany mengungkapkan, dari operasi gabungan tersebut, pihaknya berhasil mengamankan 14 orang, yang terdiri dari 11 orang wanita serta tiga laki-laki.

“Operasi ini adalah kegiatan rutin kita terkait pengawasan dan ketertiban di Kota Depok di saat PPKM,” ujarnya, kemarin.

Dia mengatakan, penertiban berawal dari laporan warga yang mengaku resah dengan aktivitas di kamar apartemen dan sejumlah tempat pijat refleksi. Ia menyebut, ada empat lokasi tempat pijat yang diduga membuka praktik mesum.

“Dari tempat tersebut, diamankan ada sepasang pria dan wanita yang sedang berada di dalam bilik. Kemudian ada lima wanita yang disinyalir sebagai penjaja seks komersil,” paparnya.

Sedangkan di kamar apartemen kawasan Margonda, Satpol PP berhasil mengamankan dua pasang muda-mudi tanpa status nikah berada dalam satu kamar.

“Mereka, dua wanita dan dua pria itu diduga melakukan hubungan intim. Mereka yang diamankan tentunya pasangan tanpa nikah, kalau pasangan resmi ya enggak dong,” jelasnya.

Lebih lanjut Lienda mengatakan, pihaknya sedang mendalami hasil pemeriksaan dari penertiban itu.

“Pengelola kami akan periksa lebih lanjut. Kalau memenuhi unsur akan kami kenakan Tipiring (tindak pidana ringan). Sedangkan yang lainnya kami lakukan pendataan untuk selanjutnya menjalani pembinaan,” terangnya.

Sementara itu di lokasi lain, petugas menertibkan salah satu cafe dilantai lima gedung kos yang beroperasi hingga larut malam.

Kepala Seksi dan Ketertiban Umum Satpol PP Beji, Samsu Sadikin mengatakan cafe yang ada di lantai lima tersebut dinilai membandel karena masih beroperasi hingga batas waktu masa PPKM.

“Sebelumnya cafe tersebut sudah kami tegur karena melanggar aturan PPKM,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here