PPKM Diperpanjang, Pengelola Mall dan Pelaku Usaha di Kota Depok Mulai Menjerit

591
Terlihat sepi sebuah mall yang ad di Depok

Margonda | jurnaldepok.id
Setelah pemerintah memperpanjang PPKM Level 4 serta melonggarkan peraturan mall di Jakarta yang sudah boleh dibuka, para pelaku usaha pusat perbelanjaan di Depok teriak dan terancam gulung tikar karena masih belum boleh beroperasi.

Ketua Asosiasi Persatuan Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Kota Depok, Sutikno Pariyoto mengatakan, era sekarang ini semua pemilik usaha pusat perbelanjaan mall nasibnya cukup memprihatinkan.

“Selama pemberlakuan PPKM Level 4 setelah beberapa kali diperpanjang pemerintah, dimana mall di Depok masih belum boleh dioperasikan yang membuat para pemilik tenan menjerit. Bahkan sudah banyak pegawai yang dipulangkan ke rumah karena tidak mampu membayar gaji karena tidak ada pemasukan selama mall ditutup,” ujarnya, kemarin.

Sutikno menanyakan, setelah ada kelonggara dalam perpanjangan PPKM Level 4 sampai 16 Agustus 2021, semua pusat perbelanjaan dan mall di Jakarta dibuka sedangkan Depok tidak.

“Korelasi perhitungan dari mana Depok Kota yang kecil masih belum dibuka. Namun DKI Jakarta sebagai pusat metropolitan Indonesia dengan wilayah yang luas malah mall sudah boleh dibuka dengan harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” paparnya.

Selain itu berdasarkan data yang ada, untuk jumlah pusat perbelanjaan seperti mall ada sebanyak 12 lokasi sekarang nasibnya sudah sangat mengenaskan.

“Jika dapat dibilang selama PPKM Level 4 ini mulai diambang kebangkrutan. Karena tidak ada pemasukan, ribuan pegawai dari tenan-tenan yang ada sudah dirumahkan karena pemilik usaha sudah tidak bisa membayar gaji,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here