Ungkap Data Berdasarkan Asumsi, Wakil Ketua DPRD Depok Soal Kinerja Satgas Covid Nasional

120
Hendrik Tangke Allo

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo menyoal kinerja sekelas Satgas Covid Nasional yang dinilai salah memberikan informasi kepada masyarakat.

“Data terkait Covid-19 yang disampaikan Satgas Nasional hanya berdasarkan asumsi. Bisa dilihat, data yang disampaikan oleh Satgas Covid-19 Kota Depok adalah data hari per hari, minggu per minggu serta bulan per bulan berdasarkan hasil on the spot mereka,” ujar Hendrik kepada Jurnal Depok, Senin (9/8).

Pria yang akrab disapa HTA itu menilai, data Satgas Pusat berbeda dengan data yang dilakukan oleh Satgas Covid-19 Kota Depok.

“Kami enggak tahu Satgas Pusat dapat data dari mana, ini sangat dipertanyakan. Justru dengan keluarnya data dari pusat menimbulkan kepanikan di masyarakat, seolah-olah kasus di Depok ini semakin hari semakin bertambah parah. Kondisi ini harus dihindari,” paparnya.

Sementara faktanya, kata dia, kasus di Depok ini sudah jauh berkurang dari awal masuknya varian baru.

“Silahkan dicek BOR di setiap rumah sakit milik pemerintah dan swasta, sudah jauh berkurang. Artinya kita tetap harus memberikan apresiasi terhadap petugas nakes di lapangan, gugus tugas Pemkot Depok dan TNI/Polri yang sudah bekerja maksimal,” tegasnya.

Justru saat ini, sambung HTA, yang harus didorong adalah program vaksinasi massal untuk ditingkatkan lagi. Bagimana Pemkot Depok bekerjasama dengan stakeholder melakukan kegiatan vaksinasi sampai ke tingkat kelurahan hingga RT RW.

“Sehingga target vaksin di atas 90 persen ini bisa segera tercapai. Sudahlah tinggalkan berdebat dengan data yang tidak benar dan tidak akurat. Sebagai petugas segera turun ke lapangan melakukan aksi nyata, jangan hanya mencari-cari sensasi dengan data yang tidak akurat,” ungkapnya.

Akibat data yang salah, HTA yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok merasa masyarakat lah yang dikorbankan.

“Hal itu juga akan berdampak pada imun masyarakat yang semakin turun. Saat ini vaksinasi yang harus ditingkatkan. Kami tidak menolak kritik, tapi seharusnya kritik itu merupakan kritik yang membangun, jangan kritik yang malah membuat imun masyarakat turun,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here