Warga Pasir Putih Was Was Terjadi Longsor Susulan

64
Terlihat lokasi longsor di bibir Kali Pesanggrahan

Sawangan | jurnaldepok.id
Fatimah, salah seorang petani belimbing yang rumahnya berada di lokasi longsor bantaran Kali Pesanggrahan, Jalan Usman Bontong, Kelurahan Pasir Putih (Pasput), Kecamatan Sawangan, meras was-was. Fatimah mengatakan, sebelum kejadian, rumah yang dia tempati sudah dalam kondisi retak.

“Terdampak, tembok retak ubin retak. Sudah lama itu retaknya kurang lebih tiga bulan, tapi sekarang lebih parah. Awalnya sedikit (retakan), jadi sejak retak itu ditambah getaran, perlahan roboh sedikit,” ujarnya, kemarin.

Kini, dia mengaku rumahnya bisa bertahan dari kondisi longsor berkat masih adanya sejumlah pohon yang penahan pondasi rumah.

“Tinggal pohon Mangga sama Duren saja yang jadi penguat (pondasi) rumah saya,”katanya.

Fatimah mengatakan, pendapatan dia sebagai petani Belimbing belum bisa membuat dia dan keluarga pindah dari rumah itu atau bahkan sekedar mengontrak ke lokasi lain.

“Takut sih, tapi mau kemana. Kalau mau ngontrak ya saya petani Belimbing penghasilannya gak menentu. Tinggal nunggu waktu saja rumah saya,”katanya.

Sebelumnya, diduga karena hujan lebat yang turun beberapa hari belakangan, longsor terjadi di bantaran Kali Pesanggrahan.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana pada Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok Depok, Denny Romulo menyebutkan, longsor terjadi pada, Senin (2/8) di lokasi bantaran kali yang juga menjadi akses jalan warga sekitar.

“Saat itu memang di lokasi tidak banyak dilalui oleh pengguna jalan. Iya, pada hari Senin 2 Agustus 2021, pukul 17:30 WIB terjadi longsor,” jelasnya.

Menurut dia, hingga kini pihaknya masih melakukan pengawasan dan pemantauan tanah di sekitar lokasi juga diperkirakan masih labil.

Lebih lanjut ia mengatakan, longsor diperkirakan terjadi karena hujan yang beberapa hari teraakhir terjadi di Kota Depok. Air deras yang mengalir di Kali Pesanggrahan diduga mengikuti tanah hinnga menyebabkan longsor.

“Dikarenakan beberapa hari kemarin hujan yang cukup deras dan mengakibatkan tanah terkikis kemudian terjadi longsor di bantaran Kali Pesanggrahan,”katanya.

Berdasarkan laporan yang mereka dapat, situasi terakhir diperkirakan belum kondusif. Karena melihat kondisi tanah pasca terjadi longsor.

“Belum kondusif dikhawatirkan terjadi longsor susulan,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here