PPKM Diperpanjang, Penyekatan Kendaraan Dirampingkan Menjadi Empat Titik

14
Aparat kepolisian saat melakukan penyekatan kendaraan di wilayah Depok

Margonda | jurnaldepok.id
Dalam perpanjangan PPKM Darurat menjadi PPKM Level 4 di Kota Depok, dalam pembatasan mobilitas masyarakat anggota gabungan Satlantas Polres Metro Depok memperketat penyekatan di dalam dan luar Kota Depok.

Kasat Lantas Polres Metro Depok, AKBP Andi Muhamad Indra Waspada mengatakan, setelah pemerintah memperpanjang PPKM Darurat menjadi PPKM Level 4 sampai 5 Juli 2021, pihaknya akan memperketat anggota di titik penyekatan yang akan menuju luar Kota Depok.

“Sesuai aturan Kepwal Nomor 443/228 kpts/ Dinkes/ Huk/ 2021 tentang tergolong pemberlakuan kegiatan PPKM Level 4 dari sebelumnya selama PPKM Darurat ada delapan titik penyekatan kini dalam PPKM Level 4 dirampingkan menjadi empat titik penyekatan,” ujarnya, kemarin.

Dia mengungkapkan keempat titik penyekatan di perbatasan dalam dan maupun keluar Kota Depok ini akan diperketat penjagaan oleh anggota gabungan.

“Untuk dua titik penyekatan di luar Kota Depok seperti di Cilangkap Tapos dan Jalan Raya Parung -Bojongsari termasuk dua titik dalam kota yaitu Jalan Margonda (Medan 12) dan Jalan Komjen M Jasin Kelapa Dua Cimanggis akan dijaga selama 24 jam, dengan penambahan personil gabungan yang menjaga di pos penyekatan menjadi 150 personil dari sebelumnya 75 personil,” paparnya.

Dia mengungkapkan selama penerapan PPKM di Kota Depok dari pantauan rata-rata warga Depok sudah mulai meningkat tingkat kesadaran dan mematuhi aturan yang ada.

“Semula hampir rata-rata awal pemberlakuan PPKM 75 persen warga kita putar balik atau diarahkan masuk ke Depok kembali, tidak bisa ke Jakarta tidak mempunyai surat STRP. Namun setelah berjalan PPKM Darurat dan diperpanjang menjadi PPKM Level 4 ini naik 50 persen,” katanya.

Sementara itu lanjut Indra, dalam dua hari pelaksanaan perpanjangan PPKM Darurat menjadi PPKM Level 4 di lokasi titik penyekatan selama dua hari mulai tanggal 21 s/d 22 Juli di luar penyekatan Kota Depok ada 505 motor di Cilangkap dan 394 unit motor di Jalan Parung-Bojongsari.

“Untuk mobil yang tidak memiliki kelengkapan dokumen di perbatasan Cilangkap ada 105 dan angkutan barang ada 20 unit, sedangkan di Sawangan mobil 158 unit, dan angkutan barang ada 22 unit,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here