Tergerus Air Hujan, Makam Covid di Wilayah Pasir Putih Amblas

71
Salah satu makam covid di Pasir Putih amblas akibat tergerus air hujan

Sawangan | jurnaldepok.id
Hujan yang mengguyur Kota Depok dan sekitarnya menyebabkan sebagian lubang liang makam covid di TPU Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, tergerus bahkan ada yang ambles. Dari pantauan di lokasi, sekiranya ada lebih dari 10 makam pasien Covid-19 yang amblas beberapa centimeter ke bawah.

Salah seorang petugas makam, Dede, menuturkan, amblasnya sejumlah makam ini disebabkan oleh hujan deras yang turun beberapa hari lalu.

“Ini (amblas) akibat hujan. Mungkin tanahnya kurang padat, jadi amblas. Amblasnya bisa juga diduga karena petinya jebol, jadi tanah masuk ke dalam peti dan makamnya amblas,” ujarnya, kemarin.

Dede mengatakan, sejumlah makam yang amblas kini sudah diperbaiki beberapa diantaranya, dengan timbunan tanah dibagian atas makam.

“Dari pihak pemakaman akan diperbaiki lagi. Baru beberapa hari ini sih tanah makam amblas kejadiannya,” paparnya.

Sebelumnya, pemakaman jenazah Covid 19 di TPU Pasir Putih, Kecamatan Sawangan antri. Pantauan di lokasi terlihat belasan ambulan pembawa jenazah covid mengantri untuk mendapatkan giliran memakamkan jenazah yang dibawanya.

Bahkan salah satu mobil ambulan membawa jenazah Covid 19 tidak bisa masuk ke dekat lubang makam karena tersangkut di selokan dekat lokasi TPU. Akhirnya jenazah Covid 19 yang berada didalam peti dibawa bersama-sama.

Salah satu keluarga ahli waris jenasah, Edwin mengatakan dia memakamkan adik iparnya yang meninggal dengan protokol kesehatan.

“Saat mau dimakamin antri, bukan kami saja yang memakamkan ada pihak lain juga “katanya.

Samardi salah satu petugas pemakaman mengatakan selama sepekan permintaan lubang makam dinilai meningkat.

“Kemarin ada sekitar 40 jenazah dalam sehari hingga malam hari yang dimakamkan,” ungkapnya.

Fauzi warga sekitar makam menambahkan, dalam kurun waktu 24 jam selama satu hari ini hampir setiap lima menit ada mobil ambulans membawa jenazah untuk dimakamkan di TPU Pasir Putih, sehingga membuat warga sekitar tentunya was-was dan turut prihatin dengan banyaknya warga yang meninggal akibat Covid-19 kurun waktu dua minggu belakangan ini.

“Sebelum kasus Covid-19 mewabah paling banyak hanya dua atau tiga kali melintas mobil ambulans membawa jenazah untuk dimakamkan, tapi belakangan ini hampir tiap menit pasti ada kendaraan jenazah melintas melintas di depan rumahnya,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here