Ketersediaan Masih Langka, Antre Oksigen Hingga Belasan Jam

17
Terlihat warga tengah mengantre oksigen

Sukmajaya | jurnaldepok.id
Pasokan oksigen di Kota Depok masih dikatakan menipis hingga menyebabkan antrian hingga belasan jam. Pantauan sejumlah warga mengantre untuk isi oksigen di tempat pengisian oksigen di Jalan Tole Iskandar, Kecamatan Sukmajaya. Tabung oksigen warga ditaruh berjejer di pinggir jalan.

Tabung yang berjejer ini memiliki ukuran bervariasi. Setiap tabung diberi nomor urut. Warga pun diminta menunggu sampai nomornya dipanggil. Sesekali, karyawan pengisian oksigen meminta warga untuk tidak berkerumun. Warga diminta menunggu sampai nomornya dipanggil di seberang jalan.

Salah satu warga yang ikut mengantre adalah Ajeng. Dia rela menunggu giliran mengisi ulang tabung oksigen demi kesembuhan warganya di Beji yang menjalani isolasi mandiri di rumah.

“Ini digunakan warga saya, yang terkonfirmsasi Covid-19 sejak beberapa waktu lalu tapi sudah negatif, cuma sekarang harus menggunakan oksigen,” ujarnya, kemarin.

Selain itu, tabung dibawa tidak terlalu besar, hanya tabung gas 2 M³ dan itu dipergunakan mertuanya selama tiga hingga empat jam.

“Ini cuma dipakai selama tiga jam, karena warga saya pakai pump 3 sampai 5. Jadi cepat habis,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu staf pengisian di di Jalan Sukmjaya, Rusdi menjelaskan, jika persediaan oksigen di tempatnya bekerja terbatas. Kendati terbatas, tempat tersebut hari ini sudah mengisi ratusan tabung oksigen.

“Kita untuk stok liquid terbatas saja,”katanya.

Saat ini, lanjut Rudi, pengisian tempatnya bekerja hanya melayani pengisian saja. Sebelumnya, mereka juga menyediakan tabung untuk dijual.

“Mengisi sendiri sama beli tabung, tapi stok tabung habis. Untuk harga, di sini tidak ada kenaikan sama sekali, dari sebelum pandemi sampai sekarang tetap harganya,” jelasnya.

Sedangkan menurut pengakuan juru parkir setempat, Ahmad mengungkapkan, antrean sering terjadi sejak dua Minggu ini. Bahkan, pagi hingga siang hari ini antrean panjang masih terlihat di lokasi.

“Ramai orang mengantre sejak dua minggu ini. Kalau hari ini sejak tadi pagi pukul tujuh, sudah ramai orang antri hingga siang,” ujarnya.

Bahkan, antrean tersebut sangat panjang, bahkan mencapai 20 meter antrean tabung oksigen untuk pengisian ulang. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here