Langgar PPKM Darurat Pedagang Disidang, Mereka Didenda Sampai Rp 1 Juta

76
Prosesi sidang Tipiring terhadap pelanggar PPKM

Sukmajaya | jurnaldepok.id
Sekitar 12 pelanggar PPKM Daruat mengikuti sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) di Aula kantor Kecamatan Sukmajaya, Depok, Kamis (15/7).

Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny kepada wartawan mengatakan, ada sekitar 12 pelaku usaha non esensial ditindak karena melanggar aturan PPKM Darurat.

“Sidang melibatkan Kejaksaan Negeri Kota Depok, Pengadilan Negeri Depok, serta TNI-Polri. Ada 12 pelanggar yang ditindak. Sidang tipiring ini merupakan upaya untuk mendisiplinkan masyarakat terkait ketentuan PPKM darurat,” ujarnya.

Dia mengatakan, dalam penerapan PPKM Darurat sejak 3-20 Juni 2021, masih banyak masyarakat yang tidak disiplin.

“Kami berharap masyarakat disiplin dalam PPKM Darurat sehingga dapat menekan penyebaran Covid-19 di Kota Depok,” tuturnya.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum Kejari Depok, Lira Aprianti mengatakan, para pelanggar didenda sesuai dengan keputusan hakim sebesar Rp 300 ribu hingga Rp 1 juta.

“Ada 12 terdakwa dengan dengan denda bervariasi. Mereka melanggar Perda Jawa Barat no 5 tahun 2021 pasal 21i,” tandasnya.

Dikatakannya, para pelanggar sebagian besar adalah pedagang, diantaranya toko mainan, toko pakaian, warung kopi, toko furniture, elektronik dan lainnya.

“Total denda keseluruhan sebesar Rp 7.700.000. Uang denda ini akan langsung kita setorkan ke kas negara,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here