Dinkes Kejar Target Vaksinasi, Kali Ini Anak Berusia 12 Tahun Sudah Bisa Divaksin

17
Salah seorang saat menjalani vaksin

Margonda | jurnaldepok.id
Warga Kota Depok yang berusia remaja antara 12-17 tahun kini sudah bisa ikut vaksin Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Novarita, kepada wartawan mengatakan
teknisnya, warga tinggal mendaftar di fasilitas kesehatan yang dituju dengan mengisi formulir.

“Mendaftar di faskes yang dituju. Kan di faskesnya menyiapkan link pendaftaran. Nanti kita daftar, nama siapa, NIK berapa, umur berapa, alamat dimana, nanti pilih hari apa jam berapa, setelahnya kan ada feedbacknya,” ujarnya, kemarin.

Selain itu pihaknya juga sedang mengejar target vaksinasi terhadap kalangan lanjut usia atau lansia.

“Untuk saat ini target yang disasar sebanyak 142.746 orang. Namun baru terkejar sekitar 23,26 persen untuk dosis I dan 18,23 persen untuk dosis II,” paparnya.

Diakui dia bahwa angka tersebut memang belum sesuai sasaran dan masih terhitung rendah.

“Kalau dibandingkan dengan jumlah sasaran memang masih rendah. Makanya sekarang kita adakan vaksinasi di kecamatan-kecamatan dengan harapan lebih mendekatkan diri ke masyarakat,” jelasnya.

Pihaknya juga melakukan sistem jemput bola dalam mengejar target vaksinasi. Semula, harus ke faskes yang sudah ditunjuk yakni ke puskesmas atau rumah sakit. Namun untuk saat ini lebih didekatkan lagi dengan bekerjasama dengan TNI-Polri.

“Jadi di tiap kecamatan kita adakan nanti minta bantuan RT/RW untuk melakukan pendaftaran dan penyisiram siapa saja warga lansia yang belum agar bisa divaksin, jadi tidak jauh-jauh. Bahkan ada yang digelar di perumahan-perumahan dengan tujuan mendekatkan kepada masyarakat,” terangnya.

Sehingga kalangan lansia lebih dapat menjangkau lokasi vaksin dan terbentuk kekuatan komunitas sesuai target pemerintah.

“Kalau yang usia produktif atau yang bukan lansia gitu ya, mereka kan mobilisasinya tinggi, ada dimana nih vaksinasi langsung bisa jalan. Kalau lansia kan harus ada yang nganter, harus tunggu orang untuk bisa mencapai tempat vaksinasi. Disitu mungkin lambatnya, dia butuh bantuan orang lain,” paparnya.

Nova menuturkan saat ini kesadaran warga untuk vaksin sangat tinggi. Saat ini, kata dia, tidak ada tempat vaksin yang sepi. Sehingga dia optimis mampu mencapai target 70 persen dan terbentuk herd immunity.

“Kesadaran masyarakat cukup tinggi, jadi enggak ada tempat vaksinasi yang sepi. Sebenarnya kan seharusnya sesuai dengan jadwal pendaftaran datangnya, tapi orang kadang-kadang enggak sabar, takut enggak kebagian. Padahal pasti kebagian. Orang takut, jadi dateng pagi-pagi deh. Dateng pagi-pagi jadi ya numpuk,”katanya.

Sementara itu, memperingati hari Bhakti Adhyaksa ke-61, dan juga mendukung program mempercepat pemberian vaksin, Kepala Kejaksaan Negeri atau Kejari Kota Depok melaksanakan vaksinasi kepada 400 orang selama dua hari.

Kegiatan ini menurut Kejari Kota Depok, Sri Kuncoro merupakan partisipasi dan kontribusi yang dilakukan pihaknya untuk mengatasi pandemi saat ini. Kegiatan vaksinasi Kejari Depok ini dilaksanakan selama dua hari, dimana setiap harinya adanya 200 warga yang menerima vaksin jenis Sinovac itu. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here