Dikemas Dalam Kotak Susu, Cimeng dan Pil Ekstasi Gagal Masuk Penjara

92
Petugas Rutan saat menemukan ganja dan ekstasi dari pengunjung rutan

Cilodong | jurnaldepok.id
Petugas Rumah Tahanan Kelas I Depok berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis ganja atau cimeng dengan modus dimasukan dalam kemasan susu.

Kepala Rutan Kelas I Depok, M Irvan Muayat mengatakan, peristiwa itu diketahui pada, Selasa (13/7) sore sekitar pukul 16.30 WIB.

“Bermula ketika adanya pegirim barang melalui kurir. Paket tersebut dibungkus dalam kantong plastik hitam. Isi dari paket itu berupa dua buah dus susu dan biskuit. Paket tersebut akan ditujukan kepada salah satu warga binaan. Sebelum paket sampai kepada warga binaan, petugas kami terlebih dulu melakukan pemeriksaan,” ujarnya, kemarin.

Dia mengatakan, sesuai protap yang ada, seluruh barang dan makanan diperiksa dengan teliti oleh Petugas Pintu Utama (P2U) dihadapan pengirim barang bawaan tersebut.

“Saat itu ditemukan barang bawaan yang diduga jenis ganja dalam kotak dus susu dikemas dengan rapi, nyaris sangat tidak dapat dibedakan apa bila kemasan susu tidak dibuka. Dalam paket tersebut disisipkan ganja seberat satu kilogram,” paparnya.

Selain itu kata dia, disisipkan juga puluhan butir pil ekstasi.

“Mulanya petugas tidak curiga akan isi paket tersebut. Namun ketika dibuka, petugas menemukan narkotik yang cukup fantastis. Isinya ganja 1 kg dan 20 butir diduga ekstasi. Pada saat barang dan makanan melewati penggeledahan petugas, ada benda yang tidak wajar dan pengunjung tersebut terlihat gelisah,” tambahnya.

Saat paket datang, sambungnya, ada dua orang petugas yang bertugas saat itu. Saat melakukan penggeledahan, salah satu petugas merasa curiga dengan kemasan susu yang keras.

“Saat petugas kami yang sedang piket memegang kemasan susu tersebut, terasa keras dan tidak pada umunya kotak susu. Petugas kemudian membuka kemasan susu serta menumpahkan isi kamaşan tersebut,” katanya.

Kecurigaan semakin besar ketika di dalam kamaşan susu yang ada bungkusan lainnya. Saat petugas berusaha membuka terdapat serbuk seperti tembakau.

“Petugas kami akhirnya membongkar bungkusan tersebut. Kejadian ini kemudian dilaporkan kepada Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jawa Barat,” jelasnya.

Kepala Divisi Pemasyarakatan memberikan arahan agar segera melaporkan temuan tersebut kepada pihak yang berwajib serta dilakukan pemeriksaan barang bawaan lebih lanjut bersama dengan pihak kepolisian.

“Barang bukti diserahkan kepada pihak kepolisian untuk pengembangan lebih lanjut. Kami serahkan sepenuhnya ke pihak kepolisian sebagai mitra strategis kami dibidang pemberantasan narkotika,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here