Kasi Intel Kejaksaan Lakukan Operasi Senyap, Cari Penimbun Oksigen dan Obat-obatan

73
Kasi Intel Kejaksaan Negeri Depok, Herlangga Wisnu Murdianto saat melakukan operasi senyap di salah satu toko oksigen

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Para pelaku penimbun oksigen dan obatan obatan di masa pandemi Covid-19 ini bakal ditindak serta bisa dikenakan sanksi.

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Depok, Herlangga Wisnu Murdianto mengatakan hal itu saat melaksanakan operasi senyap ke lokasi pengisian ulang oksigen dan toko obat.

Dia mengatakan, Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Depok melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah tempat penyedia isi ulang tabung oksigen medis dan toko obat di Kota Depok.

“Operasi senyap kami lakukan menyusul laporan masyarakat terkait kelangkaan oksigen medis dan mahalnya harga obat di sejumlah wilayah kota ini,” ujarnya, kemarin.

Dari hasil pemeriksaan sementara di tiga tempat, diperoleh fakta bahwa kelangkaan oksigen medis karena belum adanya pasokan dari pihak distributor ke Kota Depok.

“Kondisi ini menyebabkan di sejumlah tempat tersebut tidak dapat melayani konsumen dalam satu pekan ini. Kondisi ini lah menyebabkan kelangkaan bahkan dibeberapa tempat terjadi antrian di tempat yang masih ada stok oksigennya,” katanya.

Berdasarkan keterangan penjual, lanjut Herlangga, mereka pun sangat kesulitan untuk mendapatkan pasokan oksigen untuk dijual kepada masyarakat.

“Selanjutnya terkait obat-obatan yang dibutuhkan masyarakat, kami juga melakukan pemantauan terhadap tiga apotik, pada saat melakukan pemantauan jawabannya bervariatif, pengakuan sekitar 3-5 hari kebelakang terjadi kelangkaan dari supliernya,” jelasnya.

Terkait hal itu, Herlanga pun mengimbau kepada masyarakat untuk segera melapor bila mengetahui adanya indikasi penimbunan oksigen medis dan obat-obatan. Dirinya berjanji, akan melakukan langkah tegas terhadap pelakunya.

“Apabila mendapatkan informasi adanya pedagang atau oknum-oknum yang melakukan penimbunan obat-obatan atau oksigen, segera laporkan pada kejaksaan atau kepolisian, nanti kami bersama-sama melakukan penindakkan jika ditemukan unsur pidana,”katanya.

Herlangga menambahkan, pihaknya akan terus berperan aktif melakukan pemantauan dan peninjauan terkait persoalan tersebut. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here