Selain Lurah Suganda, Pelanggar Prokes di Sawangan Golf Juga jadi Tersangka

336
Garis polisi terlihat melintang di Sawangan Golf beberapa waktu lalu

Margonda | jurnaldepok.id
Aparat Kepolisian telah menetapkan seorang tersangka atas dugaan pelanggaran protokol kesehatan di Sawangan Golf.

Kepala Satuan Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno membenarkan adanya kabar tersebut. Pihaknya telah menetapkan seorang tersangka pada kasus pelanggaran protokol kesehatan di Sawangan Golf.

“Sudah (ditetapkan tersangka,red),” katanya melalui pesan singkat WhatsApp kepada sejumlah wartawan, kemarin.

Ketika ditanya lebih jauh soal berapa orang yang jadi tersangka, ini jawabannya

“Satu orang. Tunggal. Kasusnya masih dalam pengembangan lebih lanjut,” paparnya.

Kapolres Metro Depok, Kombes Imran Edwin Siregar mengatakan, enam hari berjalan penerapan PPKM Darurat di Depok, Tim Pemburu Covid-19 melakukan pemeriksaan terhadap dua oknum pelanggar yang menimbulkan kerumunan yaitu manajemen Golf Sawangan dan Lurah Pancoran Mas, S.

Untuk Sawangan Golf di fasilitas olahraga melanggar karena mencapai 100 orang. Petugas penegakan hukum Gugus Tugas Covid-19 aparat Kepolisian Polres Metro mengetahui laporan masyarakat tersebut langsung melakukan pemasangan garis polisi untuk menghentikan segala aktifitas.

“Keduanya ditetapkan melanggar Pasal 14 UU RI Nomor 4 Tahun 1984 ancaman pidana kurungan setahun,” jelasnya.

Dia menambahkan, hasil evaluasi selama pelaksanaan PPKM Darurat dengan melakukan penyekatan di sembilan titik dalam maupun luar perbatasan Depok sudah ada penurunan.

“Alhamdullilah jika dibanding awal pelaksanaan PPKM tingkat kesadaran masyarakat sudah meningkat, hal ini terlihat dari sejumlah titik penyekatan yang ada di Depok sudah tidak terjadi kemacetan,” jelasnya

Kapolsek Sawangan, AKP Mubarak membenarkan penutupan Sawangan Golf. Dia mengatakan, kantor pengelola dan kantin sudah disegel dengan dipasangi garis polisi.

“Kami mendapat laporan dari masyarakat terkait adanya pelanggaran PPKM Darurat di Sawangan Golf, setelah kami lakukan razia, benar ada pelanggaran dan kami berikan tindakan tegas dengan menutup tempat golf ini,” katanya.

Saat dilakukan pengecekan, pihaknya terkejut melihat kerumunan orang yang ada di kawasan tersebut. Dia memperkirakan ada ratusan orang baik di dalam lapangan maupun di luar lapangan saat pengelola mengadakan sebuah turnamen golf.

“Perkiraan pengunjung yang ada di sini bisa mencapai 500 orang, karena tempatnya luas dan orang ada di setiap sudut mata memandang,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here