Sadis! Gegara Sering Dikatain Lemah di Ranjang, Suami Bunuh Istri Sirinya

356
Kapolres Metro Depok saat berbincang dengan pelaku pembunuhan istri siri yang dilakukan secara sadis

Margonda | jurnaldepok.id
Aparat Kepolisian Polres Metro Depok menangkap A, terduga pelaku pembunuhan seorang wanita yang jasadanya ditemukan di rumah kontrakan di Jalan Pule Kelurahan Pondokjaya, Kecamatan Cipayung.

Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Polisi Imran Edwin Siregar di Polres Metro Depok mengatakan, dari hasil penyelidikan anggotanya dilapangan, pelaku tak lain adalah suami korban sendiri.

“Pelaku inisial A, yang mana adalah suami siri dari korban. Korban sendiri berinisial RK yang pernah menjadi guru PAUD,” ujarnya, kemarin.

Pelaku diamankan di rumah istri pertamanya di kawasan Cilebut, Kabupaten Bogor. Adapun motif di balik aksi sadis tersebut, kata Imran, pelaku kesal karena korban sering kali menghina dirinya.

“Motifnya karena istrinya ini sering menyampaikan kata-kata kasar, bahwa kamu laki-laki tidak berguna dan sebagainya lah. Yang bersangkutan (pelaku) kesal sehingga terjadilah pembunuhan itu,”katanya.

Pelaku, menghabisi nyawa korban dengan modus mengajak berhubungan intim.

“Saat mau berhubungan langsung ambil cutter menggorok leher korban. Atas perbuatanya itu, pelaku bakal dijerat dengan Pasal 338 tentang pembunuhan yang ancamannya mencapai 15 tahun penjara,” ungkapnya.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen menambahkan, barang bukti berupa karter yang digunakan untuk menghabisi korban dihilangkan.

Dia mengungkapkan, pisau karter yang digunakan pelaku untuk menghabisi korban biasa digunakan untuk memotong buah.

“Untuk menghilangkan jejak, pelaku membuang HP android dan pisau silet ke dalam kali depan rumah. Sudah dicari saat anggota melakukan olah TKP, masih kita cari,” tandasnya.

Selain dari pengakuan pelaku yang sudah menghabisi korban, alat bukti lainnya adalah yang disita sprey bercak darah korban, selimut dan dompet korban.

Sementara itu pelaku A mengaku, ia melakukan pembunuhan terhadap istri sirinya karena dirinya kerap diejek dengan sebutan laki tidak berguna dan tidak bisa memuaskan di ranjang.

“Maka saya emosi saat diejek gitu, saya naik pitam,” ungkapnya.

Pelaku A, sopir ekspedisi ini mengaku sebelum menghabisi istrinya sempat meminta berhubungan badan dengan sang istri.

“Waktu kejadian habis open booking, minta buat berhubungan badan setelah itu korban menghina kurang puas. Spontan saya langsung mengambil pisau karter buat potong buah, langsung saya gunakan menggorok lehernya sebanyak dua kali,” katanya.

Pelaku yang sudah berkeluarga dan memiliki satu anak ini mengaku merasa kesal dengan ucapan yang dikeluarkan korban yang pernah menjadi guru PAUD di Jakarta.

“Tidak ada rencana, hanya spontan saja langsung menghabisi istri dengan dua kali menggorok leher dalam posisi terlentang,” terangnya.

Setelah itu HP korban dan karter dibuang pelaku dalam kali depan kontrakan untuk hilangi jejak.

Sebelumnya korban bernama RN (31) ditemukan bersimbah darah dalam kondisi tanpa busana di kamar mandi sebuah rumah kontrakan di kawasan Cipayung, Depok, Jumat (9/7).

Sejumlah warga yang menolongnya sempat berusaha melarikan korban ke rumah sakit. Namun nahas, nyawa wanita muda itu tak terselamatkan. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here